21 Tahun Kemudian, Tawa Lama Kembali Pecah di Rumah Uca
- account_circle S. Ishak, S.Pd.SD
- calendar_month Sen, 22 Des 2025
- visibility 51
- comment 0 komentar

Reuni alumni SMUN 1 Tibawa Angkatan 2004 di kediaman Uca, Dusun Toluludu, Desa Botumoputi, Kecamatan Tibawa, bukan hanya ajang temu kangen. Pertemuan ini berubah menjadi panggung tawa yang seolah mengulang masa SMA.
Sejak berkumpul, suasana langsung cair. Obrolan ringan bercampur candaan khas anak sekolah yang ternyata tidak luntur meski sudah 21 tahun berlalu sejak kelulusan. Waktu boleh berjalan, tetapi kelakuan tetap sama.
Salah satu momen paling mengundang tawa datang dari Irsan Abubakar. Seperti kebiasaannya dulu di bangku SMA, ia kembali jahil kepada Maryam Badjuka, yang akrab disapa Unces, dengan memanggilnya “Ratu Bolowa”.
Julukan itu bukan tanpa alasan. Irsan dengan lantang menyebut Unces sebagai “Ratu Bolowa” karena profesinya yang kini dikenal sebagai CEO dari Perusahaan ikan. Candaan itu langsung disambut sorakan dan tawa teman-teman.
Tak tinggal diam, Unces pun membalas dengan gaya bicara khasnya. Dengan suara lantang dan penuh ekspresi, ia membalas candaan Irsan hingga membuat suasana semakin riuh. Teriakan Unces justru menjadi hiburan utama sore itu.
Tawa semakin pecah ketika beberapa alumni mulai bersiap pamit menjelang Magrib. Irsan menjadi salah satu yang lebih dulu izin pulang, namun dengan “strategi” yang menguntungkan dirinya sendiri.
Teman-teman menyebut Irsan menerapkan “Model”, kependekan dari Monga Modelo, yang artinya makan dan membawa. Candaan itu kembali mengundang gelak tawa dan bahkan diikuti oleh beberapa alumni lainnya.
Kebersamaan ini dihadiri Ferlin Mii, Maryam Badjuka, Nur’ain Kasim, Sri Wahyuni Darsono, Indra Kasim, Irsan Abubakar, Lisnawati Puliki, Asda Azis, Zenab Husain, Ridwan Adam, Melani Tomelo, Halidun Adam, Mem Lizza, Jemis Bilondatu, dan Hasan Ismail.
Reuni berlangsung hingga ba’da Magrib dengan suasana yang tetap hangat dan penuh canda. Tidak ada jarak, tidak ada sekat, semua larut dalam keakraban yang tumbuh dari kenangan lama.
Sebelum Isya tiba, satu per satu alumni berpamitan. Meski pertemuan berakhir, tawa dan cerita hari itu menjadi bukti bahwa setelah 21 tahun, persahabatan alumni SMUN 1 Tibawa Angkatan 2004 tetap hidup.
Inilah keseruan para alumni yang hadir saling melepas rindu, menertawakan masa lalu, dan kembali menjalin silaturahmi dengan cara paling sederhana: berkumpul, bercanda, dan tertawa bersama.






- Penulis: S. Ishak, S.Pd.SD
- Editor: Redaksi



Saat ini belum ada komentar