Wakil Bupati Gorontalo Utara Pimpin Upacara Hari Pendidikan Nasional 2026
- account_circle S. Ishak, S.Pd.SD
- calendar_month Senin, 4 Mei 2026
- visibility 61
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KWANDANG, Gorutnews.com – Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjana Hasan Yusuf, memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara khidmat di halaman Kantor Bupati Gorontalo Utara pada Senin (4/5/2026).
Upacara peringatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para guru, serta siswa SD dan SMP. Para guru tampak mengenakan pakaian adat khas Gorontalo.
Dalam rangkaian acara tersebut, Nurjana Hasan Yusuf bertindak sebagai Inspektur Upacara di hadapan ratusan peserta. Nurjana membacakan naskah pidato resmi dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia untuk seluruh insan pendidikan.
Pidato tersebut mengusung tema besar “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Pesan menteri menekankan bahwa pendidikan adalah proses tulus penuh kasih sayang guna menumbuhkembangkan fitrah manusia sebagai makhluk Tuhan.
Menteri melalui naskah yang dibacakan menjelaskan penerapan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai program prioritas. Kebijakan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional yang dimulai dari perbaikan interaksi di dalam kelas.
Terdapat lima kebijakan strategis kementerian, termasuk revitalisasi 16.167 satuan pendidikan dan program digitalisasi pembelajaran. Pemerintah telah mendistribusikan papan interaktif digital ke lebih dari 288.000 satuan pendidikan untuk mendukung motivasi belajar siswa.
Pemerintah juga memberikan beasiswa sebesar 3.000.000 rupiah per semester bagi guru yang belum menempuh jenjang S1. Selain itu, kesejahteraan guru ditingkatkan melalui kenaikan tunjangan sertifikasi serta pemberian insentif rutin bagi guru honorer.
Penguatan karakter siswa turut menjadi poin penting melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan indah. Program pendukung seperti Makan Bergizi Gratis dan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat diimplementasikan secara menyeluruh.
Aspek literasi, numerasi, serta sains juga terus ditingkatkan guna mengevaluasi kemampuan akademik secara individual maupun kelembagaan. Pemerintah berkomitmen membuka akses pendidikan yang mudah, murah, dan fleksibel bagi anak-anak di seluruh wilayah Indonesia.
Nurjana menutup pembacaan pidato dengan mengajak semua pihak memperkuat kerja sama nyata demi kemajuan bangsa. Transformasi pendidikan nasional membutuhkan pola pikir maju, mental kuat, serta misi lurus untuk mencapai Indonesia yang bermartabat.
- Penulis: S. Ishak, S.Pd.SD
- Editor: Redaksi



Saat ini belum ada komentar