Pagi Jual Lemper, Siang Tarik Bentor: Rutinitas Kasim Ahmad Menghidupi Keluarga
- account_circle S. Ishaq, S.Pd.SD
- calendar_month Rab, 24 Des 2025
- visibility 46
- comment 0 komentar

Kasim Ahmad (Acim) Penjual Kue Lemper di Sentral Isimu
ISIMU, Gorutnews.com – Kasim Ahmad, warga Dusun Polia, Desa Botumoputi, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, tetap bertahan menekuni usaha penjualan lemper yang telah digelutinya sejak usia kecil.
Pria yang akrab disapa Acim itu setiap pagi berangkat menggunakan bentor menuju Sentral Isimu. Setibanya di lokasi, ia memarkir kendaraan lalu bersiap menjajakan dagangannya kepada penumpang dan pengguna jalan.
Acim membawa sekitar 150 buah lemper setiap hari. Lemper tersebut disusun rapi dalam keranjang plastik biru yang tersampir di bahunya, bersama beberapa botol air mineral untuk melengkapi dagangan.
“Saya mulai jualan dari jam setengah enam pagi. Biasanya sebelum jam delapan, lemper sudah habis dibeli penumpang,” kata Acim saat ditemui di Sentral Isimu.
Ia menjelaskan, pembeli lemper umumnya berasal dari penumpang kendaraan yang singgah sementara, serta pelanggan tetap yang sudah mengenal dagangannya sejak lama.
Selain berjualan langsung, Acim juga melayani pesanan lemper untuk berbagai keperluan. “Kalau ada yang pesan sebelumnya, saya siapkan sesuai jumlah yang diminta,” ujarnya.
Setelah seluruh dagangan habis, Acim tidak langsung pulang. Ia melanjutkan aktivitasnya dengan menarik penumpang menggunakan bentor miliknya di sekitar wilayah Tibawa.
“Kalau lemper sudah habis, saya lanjut cari penumpang. Lumayan untuk tambah penghasilan keluarga,” kata bapak dua anak tersebut.
Bagi Acim, berjualan lemper dan menarik bentor merupakan bagian dari upaya menjaga penghasilan harian, sekaligus mempertahankan usaha kecil yang telah menjadi bagian dari hidupnya sejak lama.
- Penulis: S. Ishaq, S.Pd.SD
- Editor: Redaksi



Saat ini belum ada komentar