Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Festival Bahasa Ibu Gorontalo Utara 2025, Juri Soroti Plagiat dan Kesalahan Pengucapan

Festival Bahasa Ibu Gorontalo Utara 2025, Juri Soroti Plagiat dan Kesalahan Pengucapan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
  • visibility 117
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KWANDANG, Gorutnews.com – Suasana Aula SMP Negeri 1 Kwandang memuncak pada Jumat sore (10/10/2025) ketika dewan juri Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Kabupaten Gorontalo Utara 2025 membacakan hasil penilaian. Ratusan siswa, guru pendamping, dan tamu undangan menanti dengan antusias saat momen pengumuman tiba.

Festival yang digelar selama dua hari ini diikuti siswa SD dan SMP dari seluruh kecamatan di Gorontalo Utara. Kegiatan berlangsung meriah dengan empat kategori lomba, yakni Tabibo (pidato), Pilu (dongeng), Lohidu (puisi tradisional Gorontalo), dan cerpen berbahasa daerah.

FTBI 2025 menjadi bagian dari program revitalisasi bahasa daerah dalam kerangka Asta Citta pemerintah pusat. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa ibu, sekaligus menjadi ajang evaluasi pembelajaran bahasa dan sastra daerah di sekolah.

“Festival ini bukan sekadar perlombaan, melainkan bentuk nyata pelestarian bahasa daerah yang menjadi identitas kita,” ujar panitia dalam laporannya.

Suasana aula semakin hangat ketika dewan juri memberikan evaluasi umum sebelum pengumuman hasil. Pada kategori Lohidu, juri menyoroti pentingnya pemahaman peserta terhadap rima dan intonasi sastra lisan Gorontalo. “Lohidu bukan hanya lantunan, tapi ekspresi rasa dan makna,” kata salah satu juri dari Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo.

Selain penampilan, aspek teknis penulisan juga menjadi perhatian. Juri menegaskan bahwa naskah harus sesuai petunjuk teknis, menggunakan format standar dan dilengkapi terjemahan ke bahasa Indonesia. “Masih ditemukan naskah yang tidak beraturan bahkan ada kemiripan antarwilayah,” ungkap juri yang menyinggung indikasi adanya plagiat.

Sorotan menarik datang dari juri lainnya, Rostin Pakaya, M.Pd., yang mengingatkan pentingnya pengucapan yang benar dalam bahasa Gorontalo. “Pelafalan kata Hulonthalo harus tepat, bukan Hulondalo. Ini bagian dari penghormatan terhadap bahasa kita,” ujarnya. Ia juga menekankan agar peserta menggunakan kosakata daerah seperti “mongowutato” sebagai pengganti kata “saudara”.

Pada kategori cerpen dan dongeng, juri menyoroti kekurangan dalam struktur narasi. Banyak naskah hanya berisi alur cerita tanpa percakapan antartokoh. “Dialog penting untuk memperkuat karakter dan pesan moral dalam karya sastra,” ujar juri bidang cerpen.

Sebelum hasil diumumkan, juri meminta kesiapan peserta dan guru pendamping untuk menerima keputusan akhir. “Siap menerima hasil?” tanya juri lantang. Serentak peserta menjawab, “Siap!” disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.

Saat pengumuman berlangsung, beberapa peserta terlihat tegang menunggu hasil lomba. Guru pendamping dan pengawas memberikan dukungan moral di barisan kursi depan. Meskipun tidak semua meraih juara, semangat dan kebanggaan terpancar dari wajah para siswa yang telah tampil.

Dewan juri menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berusaha maksimal. Mereka menilai, semangat anak-anak Gorontalo Utara dalam menggunakan bahasa daerah merupakan tanda positif bagi masa depan pelestarian bahasa ibu.

“Lomba ini bukan hanya tentang siapa yang terbaik, tapi bagaimana bahasa Gorontalo terus hidup dalam diri generasi muda,” ujar salah satu juri saat menutup kegiatan.

Dengan berakhirnya pengumuman hasil, Festival Tunas Bahasa Ibu 2025 resmi ditutup dengan tepuk tangan panjang. Para peserta pulang membawa pengalaman berharga bukan hanya karena kompetisi, tetapi karena menjadi bagian dari gerakan menjaga jati diri budaya Gorontalo.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Terpopuler

  • TMMD Ke-126 Tak Hanya Bangun Jalan, Tapi Juga Mental! Babinsa Telaga Biru Latih Warga Tonala Siskamling Mandiri

    TMMD Ke-126 Tak Hanya Bangun Jalan, Tapi Juga Mental! Babinsa Telaga Biru Latih Warga Tonala Siskamling Mandiri

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Gorutnews.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-126 Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo tak hanya fokus pada pembangunan fisik infrastruktur. Melalui kegiatan non fisik, Babinsa Koramil 1315-01/Telaga Biru, Sertu Dwijo Priyo U, berhasil meningkatkan kemampuan keamanan swakarsa warga Desa Tonala, Kecamatan Telaga Biru, Minggu (19/10/2025). Pelatihan yang diberikan kepada anggota Linmas dan Karang Taruna Desa Tonala […]

  • Babinsa Serma Mody Dampingi Panen Padi Di Motomingo

    Babinsa Serma Mody Dampingi Panen Padi Di Motomingo

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Gorutnews.com – Babinsa Koramil 1314-02/Atinggola, Serma Mody Hardi Mewengkang, melakukan pendampingan ketahanan pangan dengan mendampingi Kelompok Tani Mekar dalam panen padi di Desa Motomingo, Kecamatan Gentuma Raya, Kabupaten Gorontalo Utara, Rabu (12/2). Kegiatan panen yang dimulai pukul 08.00 WITA ini berlangsung di lahan sawah seluas 1 hektare milik Bapak Fredy L. Varietas padi yang dipanen […]

  • Sinergi Kodim 1315/Kabgor dan Polres Kawal Objek Vital 24 Jam di Limboto

    Sinergi Kodim 1315/Kabgor dan Polres Kawal Objek Vital 24 Jam di Limboto

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Limboto, Gorutnews.com – Personel Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo bersama Polres Gorontalo memperketat pengamanan di sejumlah objek vital di Kecamatan Limboto sejak Selasa (2/9/2025) dini hari. Penjagaan dilakukan 24 jam bergantian untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali. Objek yang menjadi fokus pengamanan meliputi perkantoran pemerintahan, pom bensin, Telkom, rumah dinas pejabat, serta bank di Kelurahan Kayubulan. […]

  • Puskesmas Anggrek Lakukan Pengukuran Tinggi dan Berat Badan Siswa SDN 16 Anggrek Play Button

    Puskesmas Anggrek Lakukan Pengukuran Tinggi dan Berat Badan Siswa SDN 16 Anggrek

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle S. Ishak, S.Pd.SD
    • visibility 119
    • 0Komentar

    PUTIANA, Gorutnews.com – Puskesmas Anggrek melaksanakan kegiatan pengukuran tinggi dan berat badan terhadap seluruh siswa SDN 16 Anggrek pada Kamis, 22 Januari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang kelas VI sekolah setempat. Pengukuran dilakukan oleh tenaga kesehatan Puskesmas Anggrek, yakni Hasnawati, AMKL, Yeyen Trisna, A.Md.Kep, dan Norma Abdurahman, AMKL. Pemeriksaan ini mencakup seluruh siswa dari […]

  • Sinergi Tanpa Sekat, Danrem 133/NW Hadiri Rakor Forkopimda Gorontalo di Warkop Amal

    Sinergi Tanpa Sekat, Danrem 133/NW Hadiri Rakor Forkopimda Gorontalo di Warkop Amal

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Penrem
    • visibility 52
    • 0Komentar

    KOTA GORONTALO, GORUTNEWS.COM – Komandan Korem (Danrem) 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Brigjen TNI Hardo Sihotang menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Gorontalo. Uniknya, pertemuan strategis ini dikemas dalam suasana santai dan berlangsung di Warung Kopi (Warkop) Amal Gorontalo, Jl. Prof. Dr. H.B. Jassin No. 7, Kelurahan Libuo, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo. […]

  • SPPG Popalo Salurkan 1.002 Porsi Makanan Bergizi di Anggrek

    SPPG Popalo Salurkan 1.002 Porsi Makanan Bergizi di Anggrek

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle S. Ishak, S.Pd.SD
    • visibility 93
    • 0Komentar

    ANGGREK, Gorutnews.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Popalo secara intensif menyalurkan 1.002 porsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk beberapa sekolah di wilayah Kecamatan Anggrek, Gorontalo Utara, pada periode pertama yang telah berjalan sejak 19 Januari 2026. Distribusi di area Desa Popalo dan Desa Putiana mencakup TK Ceria, TK Kartika, TK Ayunda, SDN 2 Anggrek, […]

expand_less