Buka Festival Apangi di Datahu, Anggota DPRD Kab Gorontalo Iskandar Mangopa: Nuansanya Tingkat Kabupaten!
- account_circle S. Ishak, S.Pd.SD
- calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
- visibility 44
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
GORUTNEWS.COM, DATAHU – Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo dari Fraksi Partai Golkar, Iskandar Mangopa, secara resmi membuka Festival Apangi dan Kue Tradisional di Lapangan Mangga Dua, Desa Datahu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Rabu (1/7/2026) malam.
Kehadiran politisi senior ini sekaligus memberikan apresiasi tinggi terhadap kemegahan festival yang digelar dalam rangka memperingati 10 Muharam 1448 Hijriah tersebut.
Menurut Iskandar, meski acara ini diselenggarakan di tingkat desa, namun kemeriahan dan persiapannya sudah setara dengan event berskala kabupaten.
“Atas nama lembaga DPRD dan pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia. Ini memang terlihat seperti kegiatan desa, tetapi nuansanya sudah seperti kegiatan tingkat kabupaten karena saya melihat penyelenggaraannya luar biasa,” ujar Iskandar saat memberikan sambutan di panggung utama.
Fasilitas Memadai dan Gotong Royong Kurangi Beban Panitia
Iskandar memuji kesiapan fasilitas yang disediakan oleh panitia dan pemerintah desa, mulai dari tenda hingga perlengkapan acara lainnya. Menurutnya, masalah fasilitas sering kali menjadi kendala utama dalam acara-acara kemasyarakatan, namun Desa Datahu berhasil mengatasinya dengan baik.
Guna menyukseskan gelaran ini, Iskandar mengaku tidak datang dengan tangan kosong. Bersama sejumlah tokoh seperti Yunus Dunggio dan tokoh yang akrab disapa Om Jo, ia turut memberikan dukungan materiil untuk membantu operasional panitia.
“Kami bersama Pak Yunus dan Om Jo ikut ambil bagian pada kegiatan malam ini. Walaupun mungkin hanya sedikit, setidaknya apa yang kami bawa bisa membantu mengurangi beban panitia sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Kagum dengan Antusiasme Warga yang Membeludak di Lapangan
Lebih lanjut, Iskandar mengaku sempat mengira peringatan hari besar Islam ini hanya akan digelar secara sederhana di area dalam masjid. Namun, ia terkejut saat tiba di lokasi dan melihat Lapangan Mangga Dua sudah dipadati oleh lautan manusia.
Ia pun bersyukur karena di tengah situasi ekonomi dan kondisi daerah yang sedang tidak sepenuhnya normal, semangat religiusitas warga Desa Datahu tidak luntur sedikit pun.
“Kondisi (kurang normal) seperti ini bukan hanya dirasakan di Kabupaten Gorontalo, tetapi juga di banyak daerah lain. Namun saya melihat itu tidak mengurangi semangat masyarakat untuk memperingati hari besar Islam,” ungkapnya.
Esensi Utama Bukan Soal Juara
Terkait dengan adanya proses penilaian stan terbaik dalam festival ini, Iskandar mengingatkan kepada seluruh peserta bahwa kompetisi bukanlah tujuan utama. Esensi sejati dari Festival Apangi adalah menjaga konsistensi syiar Islam dan merawat kebersamaan masyarakat yang sudah terjaga selama delapan tahun terakhir.
“Bukan persoalan siapa yang menjadi juara yang utama. Yang paling penting adalah semangat masyarakat dalam memperingati hari-hari besar Islam dan menjaga nilai kebersamaan itu sendiri,” jelas Iskandar.
Di akhir sambutan, politisi Partai Golkar ini secara resmi membuka festival yang langsung disambut tepuk tangan riuh dari ribuan warga yang hadir.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Festival Apangi pada malam hari ini secara resmi saya nyatakan dibuka,” pungkasnya. (Gorutnews.com)
- Penulis: S. Ishak, S.Pd.SD
- Editor: Redaksi



Saat ini belum ada komentar