KGTK Gorontalo Latih 40 Bakal Calon Kepala Sekolah SD dan SMP Gorontalo Utara hingga 9 November
- account_circle Ibnu Ishaq, S.Pd.SD
- calendar_month Minggu, 1 Nov 2026
- visibility 35
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
GORONTALO, GORUTNEWS.COM – Kantor Guru dan Tenaga Kependidikan (KGTK) Provinsi Gorontalo menggelar pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) APBD Angkatan I jenjang SD dan SMP Kabupaten Gorontalo Utara Tahun 2026. Sebanyak 40 guru mengikuti pelatihan yang dibuka Sabtu (31/10/2026) di KGTK Provinsi Gorontalo dan berlangsung hingga 9 November 2026.
Kepala KGTK Provinsi Gorontalo, Hamzah Hippy, ST., MT., mengatakan pelatihan ini bertujuan menyiapkan calon kepala sekolah yang kompeten, profesional, dan berjiwa kepemimpinan. Kegiatan ini diselenggarakan melalui kerja sama Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara dan KGTK Provinsi Gorontalo.
“Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari hasil seleksi substansi bakal calon kepala sekolah yang telah dilaksanakan sebelumnya,” ujarnya.
Pelaksanaan pelatihan mengacu pada Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah. Peserta adalah guru SD dan SMP di lingkungan Pemkab Gorontalo Utara yang dinyatakan lulus seleksi substansi.
Hamzah menyebutkan tiga tujuan kegiatan ini. Pertama, membekali peserta dengan kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan sosial. Kedua, meningkatkan kemampuan peserta menyusun rencana tindak kepemimpinan dan melaksanakan kepemimpinan pembelajaran. Ketiga, menyiapkan calon kepala sekolah yang siap ditugaskan sesuai kebutuhan daerah.
Pelatihan menggunakan pola blended learning. Tahap pembelajaran mandiri asinkronus melalui learning management system (LMS) telah berlangsung selama tujuh hari, 24-30 Oktober 2026. Tahap tatap muka luring digelar selama 10 hari, 31 Oktober 9 November 2026, di aula KGTK Provinsi Gorontalo.
Pada tahap mandiri, peserta mempelajari modul, mengerjakan tugas, dan melakukan refleksi. Pada tahap luring, mereka mengikuti pemaparan materi dan diskusi.
Materi pelatihan mencakup kebijakan penugasan kepala sekolah, kepemimpinan pembelajaran, manajerial berbasis sekolah, pengembangan kewirausahaan dan budaya sekolah, serta supervisi akademik manajerial. Peserta juga menyusun rencana tindak dan rencana proyek kepemimpinan, mengikuti on the job learning, dan menyusun portofolio.
Materi kebijakan penugasan dan kepemimpinan pembelajaran dibawakan langsung oleh Widyaiswara Ahli Utama, Dr. Wisarsa Saini, M.Pd. Pengajar dan fasilitator lainnya berasal dari KGTK Provinsi Gorontalo, pengembang teknologi pembelajaran, serta pengawas bersertifikat pengajar BCKS sebanyak empat orang.
Pembukaan dihadiri Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah Gorontalo Utara, Ketua DPRD, Ketua Komisi 3 DPRD, Kepala Dinas Pendidikan, para pengawas, penilik, dan kepala sekolah. Hadir pula perwakilan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Gorontalo serta Eko Cahyono, S.Kom., M.M., dari Direktorat KSPSTK.
Hamzah berharap pelatihan ini melahirkan calon kepala sekolah yang mampu membawa perubahan dan meningkatkan mutu pendidikan di Gorontalo Utara.
Penulis Ibnu Ishaq, S.Pd.SD
Ibnu Ishaq, S.Pd.SD., Gr., C.VLD., C.SW adalah seorang pendidik yang memiliki ketertarikan pada jurnalistik, penulisan, dan dunia website. Secara mandiri mengelola beberapa situs, di antaranya Tahuda.com, sebagai media berbagi informasi.



Saat ini belum ada komentar