Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Viral Leraikan Tawuran, Haji Tito Dipuji Gubernur, Warga Sentil Kapolres Bitung

Viral Leraikan Tawuran, Haji Tito Dipuji Gubernur, Warga Sentil Kapolres Bitung

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
  • visibility 569
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BITUNG – Keberanian tokoh masyarakat Kota Bitung, Haji Tito, yang nekat turun langsung melerai tawuran dua kelompok pemuda di kawasan Empang dan Sari Kelapa beberapa waktu lalu kini menjadi sorotan publik. Aksi berisiko tinggi itu bahkan mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Sulawesi Utara.

Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, secara terbuka memuji tindakan Haji Tito setelah melihat video peristiwa tersebut yang sempat viral di media sosial.

Apresiasi itu disampaikan Gubernur saat menghadiri kegiatan Safari Ramadhan dan buka puasa bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dengan Pemerintah Kota Bitung dan masyarakat di Masjid Agung Nurul Huda, Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa, Jumat (13/03).

Kedatangan Gubernur bersama Ny. Anik Fitri Wandriani disambut langsung oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar, SE, Wakil Wali Kota Randito Maringka, S.Sos, serta jajaran pejabat provinsi, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur mengaku telah menyaksikan langsung video yang memperlihatkan Haji Tito berdiri di tengah kerumunan massa yang sedang bentrok menggunakan benda berbahaya.

“Saya melihat langsung video yang viral itu. Tidak semua orang berani berdiri di tengah dua kelompok yang sedang emosi dan saling menyerang. Keberanian seperti itu patut diapresiasi karena niatnya jelas untuk menyelamatkan masyarakat dan mencegah konflik yang lebih besar,” ujar Gubernur Sulut Yulius Selvanus.

Menurutnya, keberanian tokoh masyarakat seperti Haji Tito merupakan contoh nyata kepedulian terhadap keamanan lingkungan.

“Tokoh masyarakat adalah garda terdepan di lingkungannya. Ketika mereka berani mengambil risiko untuk meredam konflik, itu adalah tindakan yang sangat positif dan layak mendapat penghargaan,” tambahnya.

Namun di tengah apresiasi dari Gubernur, suara berbeda justru muncul dari masyarakat di wilayah Empang dan Sari Kelapa. Sejumlah warga mengaku heran karena hingga kini belum terlihat adanya bentuk apresiasi terbuka dari pihak Polres Bitung terhadap Haji Tito.

Ticoalo, warga Empang, menilai tindakan tersebut bukan hal kecil karena dilakukan dalam situasi yang sangat berbahaya.

“Kami warga lihat sendiri di video, beliau berdiri di tengah orang yang sedang tawuran dengan benda berbahaya. Itu bukan hal mudah. Kalau tidak ada beliau waktu itu, mungkin sudah ada korban,” ujarnya.

Ticoalo juga mempertanyakan mengapa sosok yang pertama kali berani menghentikan bentrokan tersebut tidak terlihat dilibatkan dalam beberapa kegiatan yang berkaitan dengan upaya perdamaian pasca kejadian.

“Banyak warga bertanya kenapa Haji Tito tidak terlihat dalam kegiatan aksi damai atau pertemuan setelah kejadian. Padahal beliau tokoh masyarakat, Ketua Ormas BIFI, dan satu-satunya orang yang berani masuk melerai saat situasi sedang panas,” katanya.

Hal senada disampaikan Makmur, warga Sari Kelapa, yang secara terbuka menyentil sikap Kapolres Bitung agar tidak menutup mata terhadap peran masyarakat dalam menjaga keamanan.

“Kami berharap Kapolres Bitung bisa melihat ini secara objektif. Jangan sampai masyarakat yang berani menjaga keamanan justru tidak mendapat penghargaan atau bahkan dilupakan,” ujarnya.

Menurut Makmur, bentuk apresiasi dari kepolisian akan menjadi pesan moral penting bagi masyarakat.

“Kalau orang yang berani melerai tawuran saja tidak diapresiasi, nanti masyarakat bisa berpikir dua kali untuk membantu menjaga keamanan. Padahal keamanan itu tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Seperti diketahui, video aksi Haji Tito yang melerai tawuran dua kelompok pemuda di kawasan Empang dan Sari Kelapa sempat viral di media sosial. Dalam video tersebut, ia terlihat berdiri di tengah kerumunan massa yang saling menyerang sambil berusaha menenangkan kedua pihak agar menghentikan bentrokan.

Aksi itu dinilai banyak pihak sebagai tindakan berani yang penuh risiko, namun dilakukan demi mencegah konflik meluas dan menghindari jatuhnya korban di tengah masyarakat Kota Bitung.

Kini publik menanti apakah keberanian tersebut akan mendapat perhatian dan penghargaan yang layak dari aparat keamanan di Kota Bitung, atau justru berlalu begitu saja tanpa pengakuan terhadap peran tokoh masyarakat yang telah berupaya menjaga kedamaian di kotanya sendiri.

Peliput : yani

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Terpopuler

  • Pimpin Upacara HARGANAS ke-33, Bupati Thariq Tekankan Pentingnya Ketahanan Keluarga

    Pimpin Upacara HARGANAS ke-33, Bupati Thariq Tekankan Pentingnya Ketahanan Keluarga

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle S. Ishak, S.Pd.SD
    • visibility 44
    • 0Komentar

    KWANDANG, GORUTNEWS.COM – Bupati Thariq Modanggu menegaskan ketahanan keluarga menjadi fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul menuju Indonesia Emas 2045. Hal itu disampaikannya saat bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tingkat Kabupaten Gorontalo Utara yang digelar di halaman Kantor Bupati Gorontalo Utara, Selasa (7/7/2026). Upacara berlangsung […]

  • Babinsa Jefri Samana Turun Tangan Dampingi Posyandu Balita di Desa Ombulodata Kwandang

    Babinsa Jefri Samana Turun Tangan Dampingi Posyandu Balita di Desa Ombulodata Kwandang

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 82
    • 0Komentar

    GORUTNEWS.COM, KWANDANG – Babinsa Koramil 1314-01/Kwandang, Kopda Jefri Samana, turun langsung mendampingi pelaksanaan Posyandu Balita dan Ibu Hamil di Aula Kantor Desa Ombulodata, Kecamatan Kwandang, Gorontalo Utara (Gorut), Selasa (4/11/2025). Pendampingan ini bertujuan memastikan pelayanan kesehatan berjalan lancar bagi warga. Hadir pula tim medis Puskesmas Molingkaoto yang dipimpin Kapus Rastri Wembem, S.Km., M.Si., serta aparat desa […]

  • Pengrehapan Panti Asuhan Al-Izzah di Desa Mootinelo oleh Danramil Kwandang dan personel TMMD

    Danramil Kwandang Pimpin Pengrehapan Panti Asuhan Al-Izzah yang Rusak Berat

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 88
    • 0Komentar

    GORUTNEWS.COM– Danramil 1314-01/Kwandang, Kapten Inf Edi Sriyanto, memimpin kegiatan pengrehapan Panti Asuhan Al-Izzah di Desa Mootinelo, Kecamatan Kwandang, pada Sabtu, 24 Mei 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang melibatkan personel Koramil 1314-01/Kwandang dan warga sekitar. Panti Asuhan Al-Izzah yang telah berdiri bertahun-tahun mengalami kerusakan berat, terutama pada atap […]

  • Perjalanan Oasis Band, Dari Ember Band Hingga Menjadi Kebanggaan Orang Isimu

    Perjalanan Oasis Band, Dari Ember Band Hingga Menjadi Kebanggaan Orang Isimu

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Gorutnews.com – Band lokal asal Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo yang bernama Oasis (Orang Asli Isimu) telah menulis sejarah unik dalam perjalanan bermusik mereka. Band yang beranggotakan enam pemuda asli Sentral Isimu ini terdiri dari Wawan (vokal), Adin (lead gitar), Yasin (basis), Eki (drummer), Dedi (keyboard), dan Syaril (gitar 2/vokal). Cikal bakal Oasis Band bermula dari […]

  • Dukung Program Pemerintah, Babinsa Kwandang Awasi Pembangunan Koperasi Desa

    Dukung Program Pemerintah, Babinsa Kwandang Awasi Pembangunan Koperasi Desa

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Pendim
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Gorutnews.com – Babinsa Koramil 1314-01/Kwandang Praka La Alimanto melaksanakan pendampingan dan pengawasan pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang berlokasi di Desa Molingkapoto, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, Senin (05/01/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah di wilayah binaan. Pendampingan dan pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan […]

  • Babinsa Sertu Darwin Djumati Turut Berperan Aktif dalamPenemuan Orang Hilang di Pantai Lokpon Desa Molontadu

    Babinsa Sertu Darwin Djumati Turut Berperan Aktif dalamPenemuan Orang Hilang di Pantai Lokpon Desa Molontadu

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Gorutnews.com – Pada Senin, 2 Desember 2024, sekitar pukul 12.00 WITA, dua warga Desa Molontadu, Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, ditemukan meninggal dunia setelah terseret ombak besar sejauh 100 meter di Pantai Lokpon saat mencari ikan menggunakan pukat. Kedua korban adalah Sagap Abai (54), warga Desa Molontadu, dan Ramdan S. Ibrahim (27), juga berasal dari […]

expand_less