Camat Anggrek Bersama Lintas Sektor Gelar Aksi Mopoberesi Kambungu Guna Tekan DBD
- account_circle S. Ishak, S.Pd.SD
- calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
- visibility 144
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TOLANGO, Gorutnews.com – Camat Anggrek, Jusuf Abdullah Hasan, bersama unsur Forkopimcam dan lintas sektor melaksanakan aksi kerja bakti Mopoberesi Kambungu di Desa Tolango, Selasa (31/3/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA ini melibatkan masyarakat setempat secara proaktif.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara bersama jajaran Puskesmas Ilangata. Partisipasi aktif ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menangani kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang sedang berkembang.
Dukungan pengamanan dan tenaga juga datang dari personel Polsek Anggrek, Lanal Kwandang, serta Babinsa Koramil Kwandang. Kolaborasi instansi vertikal ini mempercepat proses pembersihan titik-titik rawan genangan air.
Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, Lukum Diko, turut hadir meninjau pelaksanaan kerja bakti di lapangan. Kehadiran legislatif tersebut didampingi Kepala Desa Tolango, Rasdi Hulopi, guna memastikan kelancaran seluruh proses.
“Pelaksanaan gerakan kerja bakti dalam minggu ini bertujuan membersihkan timbunan sampah yang ada di lokasi rawan. Fokus utama adalah normalisasi sungai sepanjang 200 meter,” ujar Jusuf Abdullah Hasan.
Jusuf menjelaskan bahwa aliran sungai tersebut saat ini tersumbat oleh limbah pembuangan warga, sehingga perlu segera ditangani agar tidak menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypti.

Petugas gabungan menyisir area belakang rumah warga untuk mengelola barang bekas yang berpotensi menampung air. Masyarakat diimbau melakukan tindakan preventif dengan cara menimbun atau mengelola sampah yang bisa menjadi sarang nyamuk.
“Upaya preventif ini diharapkan mampu memutus mata rantai perkembangbiakan jentik nyamuk melalui pengawasan lingkungan secara berkelanjutan oleh seluruh elemen masyarakat,” tambah Jusuf.
Kepala Dinas Kesehatan dan tim Puskesmas Ilangata turut memberikan edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada warga. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran kolektif agar pencegahan penyakit berbasis lingkungan dapat berjalan maksimal.
“Poin penting dari kegiatan hari ini adalah memotivasi warga agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan masing-masing, sebagaimana yang digagas oleh Dinas Kesehatan dan didukung puskesmas serta Forkopimcam,” jelasnya.
Pemerintah daerah menetapkan wilayah terdampak sebagai fokus pengawasan utama guna mencegah penularan ke desa tetangga. Sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah desa diharapkan mampu menekan angka kasus secara signifikan.
“Hal ini bertujuan agar kita lebih waspada sehingga penyebaran nyamuk tidak meluas ke desa tetangga atau wilayah lainnya,” tutup Jusuf di sela-sela aksi pembersihan tersebut.
- Penulis: S. Ishak, S.Pd.SD
- Editor: Redaksi



Saat ini belum ada komentar