PGRI Cabang Anggrek Gelar Konferensi Kerja I Tahun 2026
- account_circle Ibnu Ishaq, S.Pd.SD
- calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
- visibility 21
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
ILANGATA, Gorutnews.com – PGRI Cabang Anggrek menggelar Konferensi Kerja I Tahun 2026 Masa Bakti 2025–2030 di Aula SDN 11 Anggrek, Kecamatan Anggrek, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan bertema “Memperkuat Silaturahmi dalam Mewujudkan Guru Bermutu, Indonesia Maju” tersebut dihadiri Pengurus PGRI Kabupaten Gorontalo Utara, pengurus cabang, serta pengurus ranting se-Kecamatan Anggrek yang mengenakan batik Kusuma Bangsa.
Sebelum kegiatan dimulai, enam siswa terbaik SDN 11 Anggrek menampilkan tarian dana-dana di hadapan para guru dan pengurus PGRI yang menghadiri konferensi kerja tersebut.
Ketua PGRI Cabang Anggrek, Merlina Doke, menegaskan pentingnya memperkuat silaturahmi dan solidaritas antaranggota untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif serta meningkatkan profesionalisme guru di Kecamatan Anggrek.
“Dengan silaturahmi yang kokoh, kita dapat membangun iklim kerja yang kondusif untuk meningkatkan mutu dan profesionalisme pendidik di Kecamatan Anggrek,” ujar Merlina dalam sambutannya.
Merlina menjelaskan, sejak dilantik pada September 2025, pengurus PGRI Cabang Anggrek telah melaksanakan konsolidasi internal, membentuk kepengurusan ranting, membenahi sekretariat, serta berpartisipasi dalam peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-80 PGRI.
Ia juga melaporkan bahwa capaian anggota yang terdaftar dan membayar iuran melalui penataan keanggotaan berbasis KTA Digital PGRI mencapai 80 persen. Pada 2026, organisasi menargetkan capaian minimal 95 persen.
Dalam konferensi tersebut, PGRI Cabang Anggrek membahas sejumlah agenda strategis, termasuk penguatan kompetensi guru melalui Hari Belajar Guru, lokakarya pembelajaran mendalam berbasis digital, serta peningkatan kapasitas kepemimpinan kepala sekolah dan guru.
Agenda lainnya meliputi penyesuaian iuran organisasi secara bertahap sebesar Rp10.000 per anggota, penerbitan surat kuasa pemotongan iuran, serta penguatan perlindungan profesi melalui Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) dan Dewan Kehormatan Guru Indonesia (DKGI).
PGRI Cabang Anggrek juga mendorong pemerintah memperhatikan kesejahteraan guru honorer dan PPPK paruh waktu, membuka kembali rekrutmen guru melalui jalur CPNS, serta mengalokasikan anggaran BOS secara berkelanjutan dalam APBD Kabupaten Gorontalo Utara.
Menutup sambutannya, Merlina menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, pengurus ranting, pemerintah daerah, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo Utara atas dukungan serta kemitraan yang telah terjalin demi kemajuan organisasi dan pendidikan di Kecamatan Anggrek.
Penulis Ibnu Ishaq, S.Pd.SD
Ibnu Ishaq, S.Pd.SD., Gr., C.VLD., C.SW adalah seorang pendidik yang memiliki ketertarikan pada jurnalistik, penulisan, dan dunia website. Secara mandiri mengelola beberapa situs, di antaranya Tahuda.com, sebagai media berbagi informasi.



Saat ini belum ada komentar