Babinsa Koramil Kwandang Serda Jemsi Rende Ajarkan Metode GASING di SDN 1 Anggrek
- account_circle S. Ishak, S.Pd.SD
- calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
- visibility 132
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Gorutnews.com – Babinsa Koramil 1314-01/Kwandang, Serda Jemsi Rende, mengajar siswa kelas IV SDN 1 Anggrek, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, Selasa, 2 Juni 2026, setelah pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester Tahun Pelajaran 2025–2026 di hari pertama.
Kegiatan pembelajaran tersebut difokuskan pada penguatan kemampuan numerasi siswa melalui Metode GASING atau Gampang, Asyik, dan Menyenangkan, sebuah pendekatan pembelajaran matematika yang dikembangkan oleh Prof. Yohanes Surya.
Dalam pelaksanaannya, Serda Jemsi Rende memperkenalkan konsep dasar operasi hitung, meliputi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian secara bertahap sesuai tingkat pemahaman peserta didik.
Metode GASING menekankan pembelajaran dari konkret menuju abstrak. Sebelum menggunakan angka dan simbol matematika, siswa terlebih dahulu memahami konsep kuantitas melalui benda nyata dan aktivitas sederhana.
Selain itu, pembelajaran dikemas melalui permainan, dialog, dan berbagai aktivitas interaktif. Pendekatan tersebut bertujuan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus meningkatkan partisipasi aktif siswa selama mengikuti pelajaran.
Serda Jemsi Rende juga mengenalkan teknik berhitung dari depan, yaitu metode perhitungan yang dimulai dari angka puluhan atau ratusan. Teknik tersebut digunakan untuk melatih kemampuan berpikir cepat dan mencongak siswa.
Kegiatan belajar berlangsung melalui lima tahapan, yakni dialog menggunakan alat peraga, berimajinasi terhadap benda konkret, mengerjakan contoh soal, pendalaman materi, serta penyelesaian variasi soal secara bertingkat.
Menurut Serda Jemsi Rende, Metode GASING membantu siswa memahami matematika melalui logika dan pengalaman belajar yang menyenangkan. “Anak-anak lebih mudah memahami materi ketika konsepnya diperkenalkan secara sederhana dan bertahap,” katanya.
Selama kegiatan berlangsung, siswa terlihat antusias mengikuti pembelajaran dan aktif menjawab pertanyaan yang diberikan. Metode tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan numerasi sekaligus menumbuhkan minat belajar matematika sejak usia sekolah dasar.
- Penulis: S. Ishak, S.Pd.SD
- Editor: Redaksi



Saat ini belum ada komentar