Tradisi Ketupat 2026: Personel Polres Limboto Kerja Ekstra Atur Lalin di Tugu Tani Isimu
- account_circle S. Ishaq, S.Pd.SD
- calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
- visibility 105
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
ISIMU, Gorutnews.com – Personel Kepolisian Resor (Polres) Limboto memperketat penjagaan di titik vital Bundaran Patung Tani, Isimu, pada perayaan Tradisi Ketupat, Sabtu (28/3/2026). Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan kendaraan dari empat arah utama.
Berdasarkan pantauan langsung tim di lokasi, kepadatan arus mulai meningkat dari arah Bongomeme, Gorontalo Utara, Limboto, dan Pulubala. Bundaran Patung Tani menjadi titik krusial karena merupakan pertemuan kendaraan warga yang menuju pusat perayaan di Kabupaten Gorontalo.
Perayaan yang jatuh pada 8 Syawal 1447 Hijriah ini memicu tingginya mobilisasi warga menuju tiga titik utama. Lokasi tersebut meliputi Kecamatan Bongomeme, Kampung Jawa di Kecamatan Limboto Barat, serta Desa Reksonegoro di Kecamatan Tibawa.
Di lokasi Tugu Tani ini juga, sejumlah personel dari Polres Limboto telah bersiaga penuh. Para petugas tampak sibuk mengatur arus lalu lintas secara situasional. Tujuannya jelas, yakni untuk memastikan roda kendaraan tetap berputar dan mencegah terjadinya kemacetan total atau “stuck” di tengah bundaran.
Kondisi lalu lintas di pusat pertemuan arus Isimu ini terpantau padat merayap sejak pagi hari. Penjagaan ketat oleh personel kepolisian terus dilakukan seiring dengan terus bertambahnya volume kendaraan pribadi yang melintasi kawasan tersebut.
Hingga sore hari, arus kendaraan di wilayah Isimu masih didominasi oleh warga yang hendak bersilaturahmi dalam Tradisi Ketupat 2026. Petugas di lapangan tetap disiagakan untuk mengatur ritme pergerakan kendaraan di setiap persimpangan bundaran.
- Penulis: S. Ishaq, S.Pd.SD
- Editor: Redaksi



Saat ini belum ada komentar