Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Menjaga Cagar Alam Tangale, Rumah Tarsius dan Hutan Gorontalo

Menjaga Cagar Alam Tangale, Rumah Tarsius dan Hutan Gorontalo

  • account_circle S. Ishak, S.Pd.SD
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
  • visibility 81
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jalan Trans Sulawesi yang melintasi kawasan Cagar Alam Tangale membelah kawasan hutan menjadi dua bagian, dengan hamparan vegetasi hijau terlihat di sisi kiri dan kanan jalan.

Ketika memasuki wilayah Desa Buhu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo, pemandangan hijau kawasan hutan Tangale memberikan suasana teduh sekaligus memperlihatkan pentingnya kawasan tersebut bagi lingkungan.

Di tepi jalan berdiri tugu selamat datang berwarna biru dan kuning bertuliskan, “Anda Memasuki Kawasan Cagar Alam Tangale.”

Tugu tersebut bukan sekadar penanda wilayah, tetapi menjadi pengingat bahwa kawasan di sekitarnya merupakan bagian dari bentang alam penting bagi keanekaragaman hayati.

Meski terbagi oleh jalur transportasi utama, kawasan Cagar Alam Tangale hingga wilayah Desa Labanu dan sekitarnya tetap menjadi habitat berbagai flora dan fauna.

Rimbunnya pepohonan karapan, beringin, serta vegetasi hutan lainnya membentuk ekosistem yang menjadi tempat hidup berbagai satwa yang dilindungi.

Rumah Aman bagi Tarsius dan Satwa Endemik

Salah satu penghuni ikonik kawasan ini adalah tarsius, primata mungil dengan mata besar yang aktif mencari makan dan beraktivitas pada malam hari.

Keberadaan tarsius menjadi salah satu gambaran penting mengenai kondisi habitat yang masih menyediakan ruang hidup serta sumber makanan bagi satwa endemik Sulawesi.

Selain tarsius, kawasan hutan Tangale menjadi habitat berbagai jenis satwa dan flora. Kelestarian makhluk hidup ini sangat bergantung pada kondisi hutan yang menyediakan sumber pakan serta tempat berlindung alami.

Keberadaan beragam satwa tersebut menunjukkan pentingnya menjaga kawasan Tangale agar fungsi ekologisnya tetap berjalan dan habitat alami tidak terus mengalami tekanan.

Ancaman Kebakaran Mengintai Kawasan Hutan Tangale

Kawasan suaka alam yang bersinggungan langsung dengan jalur lalu lintas manusia menghadapi berbagai tantangan, terutama risiko aktivitas manusia yang mengganggu kelestarian hutan.

Salah satu ancaman yang perlu diwaspadai adalah kebakaran hutan dan lahan, khususnya ketika kondisi lingkungan menjadi kering selama musim kemarau.

Kelalaian kecil, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau menyalakan api tanpa pengawasan, dapat memicu kebakaran dan mengancam kawasan hutan.

Untuk mengantisipasi ancaman tersebut, Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo bersama instansi terkait memasang baliho imbauan di sepanjang kawasan hutan Tangale.

Pesan yang disampaikan cukup tegas, yakni “CEGAH KEBAKARAN HUTAN & LAHAN”, sekaligus mengingatkan masyarakat menjaga kawasan yang dilindungi.

Masyarakat dan pengguna jalan diingatkan agar tidak membakar hutan maupun lahan, membuang puntung rokok sembarangan, atau membuat api di kawasan hutan.

Kebakaran hutan dapat merusak vegetasi, menghancurkan habitat satwa, mengganggu kesehatan masyarakat akibat asap, serta menimbulkan konsekuensi hukum bagi pelakunya.

Menjaga Tangale untuk Generasi Mendatang

Perlindungan Cagar Alam Tangale membutuhkan kolaborasi antara petugas kehutanan, TNI melalui Babinsa, pemerintah setempat, dan masyarakat di sekitar kawasan.

Kesadaran warga Desa Buhu, Labanu, serta masyarakat yang melintasi kawasan tersebut menjadi bagian penting dalam mencegah kerusakan lingkungan dan kebakaran.

Menjaga Tangale berarti mempertahankan hutan sebagai ruang hidup satwa sekaligus menjaga fungsi ekologis yang memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat sekitar.

Kawasan hutan juga berperan dalam menjaga tata air, mempertahankan keseimbangan lingkungan, dan menjadi bagian penting dari bentang alam Gorontalo.

Karena itu, kelestarian Tangale bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi kepentingan bersama agar kekayaan alam tetap terjaga bagi generasi mendatang.

Melindungi hutan Tangale berarti memastikan tarsius dan satwa endemik lainnya tetap memiliki rumah aman di tengah perubahan lingkungan yang terus berlangsung.

  • Penulis: S. Ishak, S.Pd.SD
  • Editor: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Terpopuler

  • Lettu Inf Ida Bagus P Wakili Dandim 1314/Gorut dalam Pencanangan Pembangunan SPPG

    Lettu Inf Ida Bagus P Wakili Dandim 1314/Gorut dalam Pencanangan Pembangunan SPPG

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Gorutnews.com – Lettu Inf Ida Bagus P, Pasiter Kodim 1314/Gorut, mewakili Dandim 1314/Gorut, Letkol Inf Rayner Wajong, menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan By Pass Desa Botungobungo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Sabtu (8/2/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program makan bergizi gratis bagi masyarakat, […]

  • Parkir Ilegal di Taman Budaya Menara Jadi Sorotan Bupati Gorontalo

    Parkir Ilegal di Taman Budaya Menara Jadi Sorotan Bupati Gorontalo

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle S. Ishak, S.Pd.SD
    • visibility 51
    • 0Komentar

    LIMBOTO, Gorutnews.com – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan parkir di kawasan Taman Budaya Menara tidak dipungut biaya. Pemerintah Kabupaten Gorontalo juga mulai menertibkan praktik parkir ilegal yang dilaporkan memungut tarif tanpa dasar regulasi. Sofyan mengatakan telah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya oknum yang melakukan pungutan parkir tanpa aturan. Menurut dia, kondisi tersebut tidak boleh […]

  • Warga Desa Mohiyolo Ditemukan Meninggal Dunia di Lahan Perkebunan

    Warga Desa Mohiyolo Ditemukan Meninggal Dunia di Lahan Perkebunan

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle S. Ishak, S.Pd.SD
    • visibility 70
    • 0Komentar

    ASPARAGA, GORUTNEWS.COM – Seorang pria lanjut usia berinisial PK (67) ditemukan tidak bernyawa di kawasan perkebunan Desa Mohiyolo, Kecamatan Asparaga, Kabupaten Gorontalo, pada Kamis (16/7/2026). Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar yang sedang beraktivitas di lokasi. Awalnya, seorang saksi bernama Abdul Wahab hendak mencari rumput untuk pakan ternak di kebun tersebut. Namun, ia justru menemukan korban […]

  • SDN 16 Anggrek Gelar Buka Puasa Bersama, Pererat Silaturahmi Antar Warga Sekolah

    SDN 16 Anggrek Gelar Buka Puasa Bersama, Pererat Silaturahmi Antar Warga Sekolah

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Gorutnews.com – SDN 16 Anggrek, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, menggelar buka puasa bersama pada Selasa, 18 Maret 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh staf dewan guru, siswa, dan kepala sekolah. Acara tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi antarwarga sekolah sekaligus menciptakan kebersamaan di bulan suci Ramadan. Kepala SDN 16 Anggrek, Ibu Wisnawati Abubakar, S.Pd., menjelaskan […]

  • Siswa kelas 6 SDN 4 Anggrek

    Tangis Pecah Saat Sungkeman: Pelukan, Air Mata, dan Doa di Pelepasan Siswa SDN 4 Anggrek

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Gorutnews.com –  Langit pagi itu cerah, namun hati banyak yang mendung. Di tengah suka cita pelepasan siswa kelas 6 SDN 4 Anggrek, momen paling menggetarkan justru datang dari prosesi sederhana namun penuh makna: sungkeman yang diarahkan khusus bagi para siswa untuk menghormati orang tua mereka (11/06/2025) Dengan langkah pelan dan kepala menunduk, siswa-siswi satu per […]

  • Pangdam XIII/Merdeka Tinjau Lahan Batalyon Baru di Boalemo

    Pangdam XIII/Merdeka Tinjau Lahan Batalyon Baru di Boalemo

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle S. Ishaq, S.Pd.SD
    • visibility 104
    • 0Komentar

    TILAMUTA, Gorutnews.com – Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., meninjau langsung lahan rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) dan Marseling Area (MA) di Desa Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Jumat (23/1/2026). Kunjungan strategis ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan yang akan menjadi markas satuan baru TNI Angkatan Darat tersebut. Pembangunan ini merupakan bagian […]

expand_less