Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Menjelajah Peristiwa Alam, Gaya Bahasa Majas, dan Ragam Kosakata di Sekitar Kita

Menjelajah Peristiwa Alam, Gaya Bahasa Majas, dan Ragam Kosakata di Sekitar Kita

  • account_circle Ibnu Ishaq, S.Pd.SD
  • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Halo, Adik-adik kelas 5 SD yang luar biasa! Pernahkah kamu memperhatikan keadaan cuaca saat jam istirahat sekolah tiba-tiba berubah gelap, angin bertiup kencang, lalu turun hujan lebat disertai suara petir yang menggelegar? Peristiwa tersebut merupakan contoh kejadian alam yang sering kita temui di lingkungan sekitar kita.

Hari ini, kita akan belajar bersama bagaimana cara menceritakan peristiwa alam yang menarik menggunakan majas, serta memahami penggunaan kosakata denotatif, konotatif, dan kiasan berdasarkan teks bacaan tentang Petir. Yuk, pelajari materinya satu per satu!

BAGIAN 1: Menceritakan Peristiwa Alam Menggunakan Majas

1. Memahami Peristiwa Alam Melalui Teks Eksplanasi

Di sekitar sekolah dan rumah, kita sering menjumpai berbagai peristiwa alam seperti hujan deras, banjir, angin puting beliung, atau petir. Peristiwa-peristiwa ini biasanya dijelaskan menggunakan teks eksplanasi.

  • Sebab: Hal atau proses awal yang menjadi pemicu timbulnya suatu peristiwa (Contoh: ketidakseimbangan muatan listrik di awan).
  • Akibat: Hasil akhir atau dampak yang terjadi dari peristiwa tersebut (Contoh: muncul kilatan cahaya, suara menggelegar, dan sambaran petir ke tempat yang tinggi).

2. Menghidupkan Cerita Alam dengan Majas Personifikasi

Supaya cerita tentang peristiwa alam yang kamu tulis tidak membosankan dan terasa seolah-olah “hidup”, kita bisa menggunakan majas personifikasi.

Majas personifikasi adalah gaya bahasa yang membuat benda mati atau alam seolah-olah memiliki sifat, perasaan, atau perilaku seperti manusia.

Contoh-contoh yang dekat dengan lingkungan belajar siswa:

  • Contoh 1 (Tentang Angin): “Saat upacara bendera hari Senin, angin kencang tiba-tiba berlari kencang dan meneriaki atap seng sekolah.” (Angin digambarkan bisa berlari dan berteriak seperti manusia).
  • Contoh 2 (Tentang Awan): “Awan mendong berwarna abu-abu berkumpul berbisik-bisik di atas gedung sekolah, bersiap menurunkan butiran hujan.”
  • Contoh 3 (Tentang Matahari): “Matahari pagi tersenyum hangat menyambut kedatangan siswa-siswi yang datang ke gerbang sekolah.”
  • Contoh 4 (Tentang Sungai): “Air sungai di dekat perkampungan mengamuk dan meluap hingga ke jalan raya akibat hujan semalaman.”

BAGIAN 2: Mengenal Kosakata Denotatif, Konotatif, dan Kiasan

Dalam menulis teks tentang lingkungan atau peristiwa alam, pilihan kata (kosakata) sangat penting agar pembaca paham maksud kita. Mari bedah tiga jenis kosakata ini dengan contoh nyata sehari-hari:

A. Kosakata Denotatif (Makna Sebenarnya / Lugas)

Kosakata denotatif adalah kata yang memiliki arti yang sebenarnya atau sesuai dengan yang ada di dalam kamus, tanpa ada tambahan rasa atau kiasan.

  • Contoh di lingkungan sekolah:
  • Kata “bendera” \rightarrow selembar kain merah putih yang dikibarkan saat upacara.
  • Kata “panas” \rightarrow suhu udara yang tinggi saat cuaca terik di lapangan sekolah.

B. Kosakata Konotatif (Makna Tambahan / Kiasan Rasa)

Kosakata konotatif adalah kata yang sudah diberi tambahan rasa, emosi, atau penilaian tertentu oleh pemakainya.

  • Contoh dari teks bacaan:
  • Kata “bergetar” dalam kalimat “Tubuhku bergetar melihat petir yang menyambar itu.” Kata ini tidak sekadar menunjukkan tubuh yang bergerak karena dingin, melainkan menggambarkan rasa takut atau cemas yang sangat mendalam di dalam hati.
  • Contoh lain di sekolah:
  • Kata “kuning” pada kalimat “Wajah Andi kuning karena ketakutan saat namanya dipanggil guru untuk maju ke depan kelas.” (Kuning di sini menggambarkan ekspresi pucat karena grogi).

C. Kosakata Kiasan

Kosakata kiasan adalah penggunaan kata atau kelompok kata yang bukan arti sebenarnya, melainkan sebagai perbandingan untuk memperindah kalimat.

  • Contoh di lingkungan belajar:
  • Kata “buku adalah jendela dunia” \rightarrow artinya dengan membaca buku, kita bisa melihat dan mengetahui banyak ilmu pengetahuan di seluruh dunia (buku bukan jendela rumah yang benar-benar bisa dibuka).
  • Kata “bintang kelas” \rightarrow artinya siswa yang paling pintar atau berprestasi di kelasnya.

LATIHAN SOAL ISIAN DAN KUNCI JAWABAN

Setelah membaca materi di atas, yuk uji pemahamanmu dengan menjawab 10 soal isian (5 soal untuk Tujuan Pembelajaran 1 dan 5 soal untuk Tujuan Pembelajaran 2) di bawah ini!

A. Soal Isian Tujuan Pembelajaran 1 (Peristiwa Alam & Majas)

  1. Teks yang berisi penjelasan mengenai proses sebab dan akibat dari suatu peristiwa alam disebut teks…
  2. Berdasarkan teks bacaan, petir terjadi karena adanya ketidakseimbangan muatan listrik di dalam…
  3. Gaya bahasa yang membuat benda mati atau gejala alam seolah-olah bernyawa dan bertingkah laku seperti manusia dinamakan majas…
  4. Buatlah satu kalimat pendek tentang peristiwa alam “hujan” yang menggunakan majas personifikasi!
  5. Apa akibat atau dampak yang dapat ditimbulkan jika muatan negatif pada awan semakin besar dan terjadi loncatan muatan ke bumi?

B. Soal Isian Tujuan Pembelajaran 2 (Denotatif, Konotatif, & Kiasan)

  1. Apa nama kosakata yang memiliki arti sebenarnya atau sesuai dengan makna kamus tanpa tambahan rasa?
  2. Di dalam teks percakapan tentang petir, kata “bergetar” digunakan untuk menggambarkan rasa… yang sangat mendalam.
  3. Perhatikan kalimat ini: “Rian dikenal sebagai kutu buku di perpustakaan sekolah.” Arti dari kosakata kiasan kutu buku adalah…
  4. Sebutkan perbedaan mendasar antara kata bermakna denotatif dan konotatif!
  5. Buatlah sebuah contoh kalimat sederhana menggunakan kata “panas” yang memiliki makna denotatif (sebenarnya)!

KUNCI JAWABAN LATIHAN SOAL

Kunci Jawaban Tujuan Pembelajaran 1:

  1. Eksplanasi
  2. Awan (atau antara awan dan bumi)
  3. Personifikasi
  4. Contoh jawaban: “Titik-titik air hujan berlomba-lomba jatuh membasahi genting sekolah.” (Kebijakan guru jika bentuk kalimatnya sesuai majas personifikasi).
  5. Terjadi sambaran petir yang disertai kilatan cahaya terang dan suara menggelegar kencang.

Kunci Jawaban Tujuan Pembelajaran 2:

6. Denotatif (atau makna lugas/sebenarnya)

7. Takut atau cemas

8. Anak yang sangat rajin membaca buku

9. Denotatif adalah makna asli/sebenarnya sesuai kamus, sedangkan konotatif adalah makna kata yang mengandung tambahan rasa, emosi, atau kiasan tertentu.

10. Contoh jawaban: “Ibu memasak air di atas kompor yang menyala hingga airnya terasa panas.” (Atau kalimat lain yang menggunakan kata panas sesuai suhu nyata).

Penulis

Ibnu Ishaq, S.Pd.SD., Gr., C.VLD., C.SW adalah seorang pendidik yang memiliki ketertarikan pada jurnalistik, penulisan, dan dunia website. Secara mandiri mengelola beberapa situs, di antaranya Tahuda.com, sebagai media berbagi informasi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Terpopuler

  • Santri Al-Falah Limboto Sampaikan Kultum tentang Pembentukan Takwa di Masjid Al-Istiqlal Botumoputi

    Santri Al-Falah Limboto Sampaikan Kultum tentang Pembentukan Takwa di Masjid Al-Istiqlal Botumoputi

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle S. Ishak, S.Pd.SD
    • visibility 117
    • 0Komentar

    BOTUMOPUTI, Gorutnews.com – Aulia Ramadhani Unonongo menyampaikan kultum di hadapan jamaah salat Tarawih Masjid Al-Istiqlal, Desa Botumoputi, Kecamatan Tibawa, pada Ahad, 22 Februari 2026 bertepatan 5 Ramadan 1447 Hijriah. Aulia yang merupakan santri Pondok Pesantren Al-Falah Limboto membawakan ceramah berjudul “Puasa dan Pembentukan Karakter Takwa”. Kultum tersebut menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan […]

  • Dance Semaphore SDN 4 Anggrek Meriahkan Malam Penutupan Pramuka di Desa Helumo

    Dance Semaphore SDN 4 Anggrek Meriahkan Malam Penutupan Pramuka di Desa Helumo

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle S. Ishak, S.Pd.SD
    • visibility 255
    • 0Komentar

    HELUMO, GORUTNEWS.COM – Malam penutupan kegiatan Pramuka tingkat Kwartir Ranting Kecamatan Anggrek berlangsung meriah di Lapangan Desa Helumo, Rabu malam, 12 Agustus 2026. Sebelum pelaksanaan api unggun, sejumlah gugus depan menampilkan pertunjukan, termasuk siswa SDN 4 Anggrek yang membawakan dance semaphore dengan penuh semangat. Penampilan tersebut mendapat tepuk tangan meriah dari penonton yang memadati lapangan. […]

  • Babinsa dan Bhabinkamtibmas Amankan Sholat Idul Adha di Bulontio Barat

    Babinsa dan Bhabinkamtibmas Amankan Sholat Idul Adha di Bulontio Barat

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Gorutnews.com – Dalam rangka menjaga keamanan dan kelancaran ibadah Sholat Idul Adha 1446 Hijriah, Babinsa Koramil 03/Sumalata, Pratu Alvian Loppies bersama Bhabinkamtibmas Polsek setempat melaksanakan pengamanan di Masjid Besar Al Muhajirin, Desa Bulontio Barat, Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara, pada Jumat, 6 Juni 2025 pukul 08.30 WITA. Pengamanan dilakukan sebagai bentuk dukungan TNI dan Polri […]

  • Babinsa Sertu Parman Turut Serta dalam Karya Bakti Pembuatan Tangga Masjid di Bulontio Timur

    Babinsa Sertu Parman Turut Serta dalam Karya Bakti Pembuatan Tangga Masjid di Bulontio Timur

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 98
    • 0Komentar

    GorutNews.com – Babinsa Sertu Parman bersama masyarakat Desa Bulontio Timur, Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara, melaksanakan kegiatan karya bakti berupa pembuatan tangga masjid Pada hari Rabu, 8 Januari 2025, pukul 08.00 WITA. Kegiatan ini bertujuan untuk memperbaiki akses ke masjid agar lebih aman dan nyaman bagi para jamaah. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa pihak, di […]

  • Guru dan Siswa SDN 16 Anggrek Meriahkan Hardiknas Sekaligus Rayakan Ultah Kepsek

    Guru dan Siswa SDN 16 Anggrek Meriahkan Hardiknas Sekaligus Rayakan Ultah Kepsek

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Gorutnews.com — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di SDN 16 Anggrek berlangsung semarak dan penuh kebahagiaan. Setelah menggelar upacara bendera, para guru dan siswa memberikan kejutan ulang tahun kepada Kepala Sekolah, Ibu Wisnawati Abubakar, S.Pd., yang berulang tahun pada 1 Mei kemarin. Kejutan tersebut dimulai setelah lagu “Ulang Tahun” milik grup band Jamrud diputar melalui […]

  • Kebersamaan dan Harapan Warnai Peringatan HUT Infanteri ke-80 Yonif 713/Satya Tama

    Kebersamaan dan Harapan Warnai Peringatan HUT Infanteri ke-80 Yonif 713/Satya Tama

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Gorutnews.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Infanteri ke-80 di Batalyon Infanteri (Yonif) 713/Satya Tama (ST) berlangsung penuh makna dan kebersamaan. Beragam kegiatan digelar, tak hanya sebagai bentuk syukur, tapi juga untuk mempererat hubungan antara prajurit dan masyarakat. Dengan mengusung tema “Mewujudkan Prajurit dan Satuan Infanteri yang Prima, Bersama dengan Rakyat dalam Rangka Mendukung Tugas […]

expand_less