Kerja Keras Jemur Kemiri di Tengah Terik Matahari Gorontalo
- account_circle S. Ishak, S.Pd.SD
- calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
- visibility 95
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TIBAWA, Gorutnews.com – Dua pekerja, Amirudin Ismail dan Syaiful Silumu, tetap menjalankan aktivitas penjemuran kemiri di bawah terik matahari di Desa Botumoputi, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Kamis (14/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan di area penjemuran milik Toko Bintang Jaya Nusantara.

Amirudin Ismail yang akrab disapa Guru Ipan
Keduanya terlihat berjalan di atas hamparan kemiri yang dijemur menggunakan sepatu bot. Teknik tersebut dilakukan untuk membalik biji kemiri agar proses pengeringan berlangsung merata dan kualitas hasil tetap terjaga.

Syaiful Silumu Sedang Membalikkan Biji Kemiri Dengan Sepatu Botnya
Metode pembalikan dilakukan secara perlahan dengan menggerakkan kaki di atas tumpukan kemiri. Cara ini membantu lapisan bagian atas dan bawah berganti posisi sehingga seluruh biji mendapatkan paparan panas matahari secara maksimal.
Proses penjemuran menjadi salah satu tahapan penting dalam menjaga mutu komoditas kemiri sebelum dipasarkan. Pengeringan yang optimal dapat mengurangi kadar air dan mencegah pertumbuhan jamur pada biji kemiri.
Area penjemuran di Desa Botumoputi tersebut menjadi salah satu lokasi pengolahan kemiri yang aktif dimanfaatkan saat cuaca cerah. Teriknya cuaca Gorontalo dimanfaatkan untuk mempercepat proses pengeringan alami.
Aktivitas penjemuran dilakukan sejak pagi hingga sore hari menyesuaikan intensitas panas matahari. Para pekerja harus memastikan kemiri tetap dalam kondisi kering merata agar kualitas produk tetap terjaga saat didistribusikan kepada konsumen.
- Penulis: S. Ishak, S.Pd.SD
- Editor: Redaksi



Saat ini belum ada komentar