Pimpin Upacara HARGANAS ke-33, Bupati Thariq Tekankan Pentingnya Ketahanan Keluarga
- account_circle S. Ishak, S.Pd.SD
- calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
- visibility 45
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KWANDANG, GORUTNEWS.COM – Bupati Thariq Modanggu menegaskan ketahanan keluarga menjadi fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul menuju Indonesia Emas 2045. Hal itu disampaikannya saat bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tingkat Kabupaten Gorontalo Utara yang digelar di halaman Kantor Bupati Gorontalo Utara, Selasa (7/7/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat se-Kabupaten Gorontalo Utara, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri dari PNS dan PPPK, kepala desa, Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), murid Sekolah Lansia, serta peserta upacara lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Thariq Modanggu hadir bersama istri mengenakan busana adat Gorontalo bernuansa merah, hitam, dan emas yang menjadi simbol penghormatan terhadap nilai-nilai budaya daerah.
Dalam amanatnya, Thariq mengajak seluruh masyarakat menjadikan keluarga sebagai fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari pesatnya perkembangan teknologi digital hingga perubahan sosial yang semakin kompleks.
Menurutnya, keluarga yang tangguh merupakan syarat mutlak untuk melahirkan generasi berkualitas sekaligus menjadi penentu keberhasilan Indonesia dalam memanfaatkan bonus demografi.
“Kita harus bertanya kepada diri sendiri, sudahkah keluarga kita menjadi tempat terbaik bagi tumbuh kembang generasi penerus? Ketangguhan keluarga bukan lagi sebuah pilihan, tetapi menjadi kebutuhan yang sangat mendesak,” tegas Thariq.
Ia menjelaskan, terdapat tiga pilar utama yang harus diperkuat dalam pembangunan keluarga. Pertama, meningkatkan kesehatan keluarga melalui percepatan penurunan stunting. Kedua, membangun pendidikan karakter dengan menjadikan rumah sebagai tempat pertama menanamkan nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan integritas. Ketiga, memperkuat ketahanan mental anak agar mampu menghadapi berbagai tekanan dan tantangan kehidupan.
Selain itu, Thariq juga memberikan perhatian khusus terhadap peran ayah dalam pengasuhan anak. Menurutnya, kehadiran seorang ayah tidak hanya dibutuhkan secara fisik, tetapi juga secara emosional karena sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter dan kepribadian anak.
Ia mengingatkan para orang tua agar tidak membiarkan gawai mengambil alih fungsi keluarga. Orang tua diminta membangun komunikasi yang hangat dengan anak, membatasi penggunaan gawai secara bijak, serta menjadikan rumah sebagai tempat yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang.
Lebih lanjut, Thariq menilai berbagai persoalan sosial seperti perundungan, tawuran pelajar, pergaulan bebas hingga penyalahgunaan narkoba menjadi alarm penting bagi seluruh masyarakat untuk terus memperkuat fungsi keluarga.
“Keluarga adalah benteng pertama dalam melindungi anak-anak dari berbagai ancaman sosial. Jadikan rumah sebagai tempat yang paling dirindukan sehingga anak-anak selalu kembali kepada nilai-nilai kebaikan,” ujarnya.
Menutup amanatnya, Thariq mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat peran keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah dan bangsa. Menurutnya, pembangunan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi tidak akan memberikan manfaat maksimal tanpa didukung SDM yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.
Bupati juga mengucapkan Selamat Hari Keluarga Nasional ke-33 serta mengajak seluruh masyarakat untuk terus mencintai keluarga melalui pengasuhan yang berkualitas demi mewujudkan keluarga Indonesia yang sehat, harmonis, dan tangguh sebagai pondasi lahirnya SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.
- Penulis: S. Ishak, S.Pd.SD
- Editor: Redaksi
- Sumber: https://portal.gorutkab.go.id/home/bupati-thariq-modanggu-ketahanan-keluarga-kunci-mewujudkan-sdm-unggul-menuju-indonesia-emas-2045



Saat ini belum ada komentar