Safari Ramadhan di Putiana: BAZNAS Gorut Salurkan Bantuan dan Edukasi Zakat
- account_circle S. Ishaq, S.Pd.SD
- calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
- visibility 194
- comment 0 komentar
- print Cetak

Momen penyerahan bantuan operasional dari BAZNAS Gorut untuk Masjid Al-Adha VII Desa Putiana dalam rangkaian Safari Ramadan (Foto : Saprin Lamusu, S.Pd.I)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PUTIANA, Gorutnews.com – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Al-Adha VII, Desa Putiana, Kecamatan Anggrek, pada Kamis (12/3) malam. Ketua BAZNAS Kabupaten Gorontalo Utara, Rahmad Dj. Kasim S.T., hadir di tengah jemaah untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi pemahaman tentang indahnya berbagi di bulan suci.
Dalam sambutannya usai sholat Isya, Rahmad mengajak jemaah memaknai zakat fitrah bukan sekadar kewajiban tahunan, melainkan sarana pembersih jiwa. Ia juga menyarankan agar zakat ditunaikan lebih awal tanpa harus menunggu tradisi malam pasang lampu.
“Zakat fitrah ini adalah penyuci jiwa kita. Jika ditunaikan lebih awal sejak awal Ramadan, manfaatnya akan sangat membantu saudara-saudara kita yang fakir dan miskin untuk menyambut hari kemenangan dengan sukacita,” ujar Rahmad dengan nada santun.
Rahmad juga memberikan penjelasan ringan mengenai perbedaan zakat dan infak. Ia menjelaskan bahwa zakat fitrah memiliki jalur khusus untuk fakir miskin, sementara untuk kemakmuran masjid, jemaah dapat memaksimalkan dana infak.
Sebagai bentuk kasih sayang dan apresiasi BAZNAS kepada jemaah, Rahmad menyerahkan bantuan sebesar Rp2 juta kepada Ketua Takmirul Masjid, Soni H. Patamani. Bantuan ini merupakan wujud nyata bahwa dana infak yang dikelola BAZNAS akan selalu kembali ke desa untuk kemaslahatan umat.
“Lembaga ini adalah amanah masyarakat. Kami pastikan pengelolaannya tepat sasaran karena diaudit secara syariat dan keuangan berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2011. Dana ini kami kembalikan ke desa untuk membantu warga yang membutuhkan, baik melalui program kesehatan, beasiswa, hingga bantuan usaha,” tambahnya.
Kegiatan Safari Ramadan ini ditutup dengan sholat Tarawih berjamaah. Melalui momen ini, Rahmad berharap kesadaran berzakat melalui lembaga resmi semakin tumbuh, sehingga kemiskinan di Gorontalo Utara dapat teratasi secara gotong royong dan tepat sasaran.
- Penulis: S. Ishaq, S.Pd.SD
- Editor: Redaksi



Saat ini belum ada komentar