Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tugu Tangale, Saksi Pembangunan Jalan Bersejarah Gorontalo-Kwandang

Tugu Tangale, Saksi Pembangunan Jalan Bersejarah Gorontalo-Kwandang

  • account_circle S. Ishak, S.Pd.SD
  • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
  • visibility 127
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di kawasan Tangale, Desa Labanu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, berdiri sebuah tugu bersejarah peninggalan masa Hindia Belanda. Monumen ini menjadi saksi pembangunan jalan strategis yang menghubungkan Gorontalo dengan Kwandang.

​Tugu ini berbentuk obelisk atau monumen peringatan dengan badan menjulang tinggi dan memiliki penampang persegi. Seluruh bangunan terbuat dari beton bertulang yang kini telah mengalami pelapukan akibat usia dan pengaruh cuaca tropis.

Kondisi visual tugu saat ini terlihat samar karena tertutup oleh rimbunnya semak belukar yang tumbuh di sekitarnya, sehingga bagian pangkal hingga sebagian badan monumen sulit terlihat jelas dari jarak pandang normal.

Permukaan beton tampak dipenuhi lumut, jamur, serta noda hitam kehijauan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa monumen telah lama berada di ruang terbuka tanpa mendapatkan perawatan secara intensif.

Bagian dasar tugu terdiri atas beberapa undakan berbentuk persegi. Pada beberapa sisi terlihat kerusakan cukup serius, seperti beton yang mengelupas hingga memperlihatkan besi tulangan yang telah berkarat.

Retakan-retakan juga tampak pada sudut-sudut bangunan. Kerusakan tersebut menandakan proses degradasi material yang berlangsung secara alami akibat usia bangunan yang telah sangat tua.

Monumen berada di tengah vegetasi yang cukup lebat. Pohon-pohon besar menaungi seluruh bagian tugu sehingga hanya sedikit cahaya matahari yang menembus rimbunnya dedaunan.

Tanaman merambat bahkan telah menjalar hingga menempel pada badan monumen. Pemandangan tersebut semakin memperkuat kesan bahwa lokasi bersejarah ini sudah lama tidak memperoleh penanganan konservasi.

Keunikan utama monumen terletak pada beberapa prasasti berbahasa Belanda yang masih dapat dibaca meskipun sebagian hurufnya telah memudar dimakan usia.

Foto : Opan Luawo (Wartawan KilasAktual.com)

Pada salah satu sisi tertulis:

POORT VAN TANGALE

yang berarti:

“Gerbang Tangale.”

Di bawahnya terdapat kalimat:

Herdenking van den weg aanleg Gorontalo-Kwandang

yang dapat diterjemahkan sebagai:

“Peringatan pembangunan jalan Gorontalo–Kwandang.”

Kalimat berikutnya berbunyi:

Tijdens het bestuur van den Assistent Resident F. Greve, Controleur Boeijenga.

Artinya:

“Dibangun pada masa pemerintahan Asisten Residen F. Greve dan Kontrolir Boeijenga.”

Tulisan tersebut menunjukkan bahwa tugu merupakan monumen resmi pemerintah Hindia Belanda untuk mengenang pembangunan ruas jalan yang menghubungkan Gorontalo dengan Kwandang.

Foto : Opan Luawo (Wartawan KilasAktual.com)

Pada sisi lain terdapat daftar pelaksana pembangunan dengan judul:

Uitvoerders

(Pelaksana)

Di bawahnya tertulis:

J. Joegoesoes en Marsaolehs

yang mengindikasikan para mandor atau pelaksana lapangan pada masa pembangunan jalan tersebut.

Selanjutnya terdapat beberapa nama tokoh lokal yang diduga menjadi kepala pekerja atau pengawas. Di antaranya masih dapat dikenali:

R. Monoarfa

H.P. Dulu

Z.W. Wartabone

I. van Gobel

M. Hiri

J.H.P. Oli

K. Datau

A. Wartabone

M.A.L. Bod…

Beberapa nama terakhir sudah sulit dibaca karena kerusakan pada permukaan prasasti.

Foto : Opan Luawo (Wartawan KilasAktual.com)

Pada sisi lainnya tertulis:

Technische Leiders

(Pimpinan Teknis)

Di bawahnya masih terbaca jabatan:

G.R.B., Ingenieur

R. …, Opzichter (pengawas)

S. …, Opzichter

Nama lengkap kedua pengawas tersebut sudah mulai hilang akibat pelapukan prasasti selama puluhan tahun.

Secara keseluruhan kondisi monumen dapat dikategorikan cukup memprihatinkan. Beberapa bagian mengalami pelapukan beton, retakan struktur, serta besi tulangan yang terbuka dan berkarat.

Selain itu, lumut, jamur, serta tanaman merambat terus menutupi badan tugu. Lingkungan sekitar juga mulai dipenuhi vegetasi liar yang mengurangi kejelasan keberadaan situs bersejarah ini.

Walaupun demikian, bentuk asli tugu masih tetap utuh sehingga nilai sejarahnya masih sangat tinggi dan layak untuk dilestarikan.

Keberadaan tulisan “Poort van Tangale” dan “Herdenking van den Wegaanleg Gorontalo–Kwandang” menunjukkan bahwa monumen ini bukan sekadar penanda lokasi, melainkan sebuah tugu peringatan pembangunan jalan strategis Gorontalo–Kwandang pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

Jalan tersebut dahulu merupakan jalur utama yang menghubungkan wilayah Gorontalo dengan Kwandang. Kehadirannya menjadi bagian penting dalam perkembangan transportasi dan pemerintahan kolonial di kawasan utara Pulau Sulawesi.

Selain menjadi simbol pembangunan infrastruktur kolonial, tugu ini juga mengabadikan nama-nama pejabat Belanda, tenaga teknis, serta tokoh-tokoh lokal Gorontalo yang terlibat dalam proses pembangunan jalan tersebut.

Oleh karena itu, Tugu Tangale merupakan salah satu peninggalan sejarah penting di Kabupaten Gorontalo yang layak didokumentasikan, diteliti lebih lanjut, serta dilestarikan sebagai warisan sejarah bagi generasi mendatang.

  • Penulis: S. Ishak, S.Pd.SD
  • Editor: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Terpopuler

  • Kodam VI/Mulawarman Gelar Doa Bersama Peringati 80 Tahun Hari Juang TNI AD photo_camera 6

    Kodam VI/Mulawarman Gelar Doa Bersama Peringati 80 Tahun Hari Juang TNI AD

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle S. Ishak, S.Pd.SD
    • visibility 124
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN, Gorutnews.com – Kodam VI/Mulawarman menyelenggarakan Doa Bersama lintas agama pada Jumat siang (12/12/25) dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD ke-80. Kegiatan ini berlangsung serentak di tiga tempat ibadah yaitu di Masjid, Gereja, dan Pura, sebagai wujud kebersamaan serta ungkapan syukur prajurit dan keluarga besar Kodam VI/Mlw. Kegiatan umat Islam dipusatkan di Masjid Sudirman, […]

  • Babinsa Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Tomilito

    Babinsa Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Tomilito

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Gorutnews.com  (Tomilito) – Tiga Babinsa dari Koramil 1314-02/Anggrek, yaitu Serma Ruslang, Sertu Kasman, dan Sertu Darwin Djumati, turun langsung membantu warga yang terdampak banjir di tiga desa di Kecamatan Tomilito, Gorontalo Utara. Desa yang terdampak adalah Desa Bubode, Desa Milango, dan Desa Leyao, dengan ketinggian air mencapai ±1 meter akibat meluapnya Sungai Milango setelah diguyur […]

  • Kodim 1314/Gorut Laksanakan Program Unggulan Kasad Dengan Pembuatan Sarana Air Bersih

    Kodim 1314/Gorut Laksanakan Program Unggulan Kasad Dengan Pembuatan Sarana Air Bersih

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Gorutnews.com – Pada hari Senin, 09 Desember 2024, Kodim 1314/Gorut melaksanakan kegiatan pembuatan Sarana Air Bersih di Dusun Tabulo, Desa Ilangata, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara. Kegiatan ini dilakukan secara swadaya dalam rangka mendukung Program Unggulan KASAD dan membantu masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih di wilayah setempat. Personel dari Koramil 1314/01 Kwandang turut aktif […]

  • TNI-Polri dan Warga Bersihkan Masjid Nurul Taqwa Sambut Idul Fitri

    TNI-Polri dan Warga Bersihkan Masjid Nurul Taqwa Sambut Idul Fitri

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Gorutnews.com – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri, personel TNI-Polri bersama masyarakat menggelar aksi bersih-bersih di Masjid Nurul Taqwa, Desa Monggupo, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara, Kamis (27/3/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah bagi masyarakat setempat. Kegiatan ini melibatkan anggota Koramil 1314-02/Atinggola, termasuk Kopda Rusdianto, personel Polsek Atinggola, Ketua […]

  • Dandim 1314/Gorut Hadiri Prosesi Molo’opu Bupati Gorontalo Utara

    Dandim 1314/Gorut Hadiri Prosesi Molo’opu Bupati Gorontalo Utara

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Gorutnews.com – Komandan Kodim (Dandim) 1314/Gorontalo Utara, Letkol Inf Rayner D.R. Wajong, menghadiri langsung prosesi adat Molo’opu menyambut Bupati Gorut terpilih H. Thoriq Modanggu, S.Ag, M.Pd.I pada Selasa, 1 Juli 2025. Acara adat yang digelar pukul 10.05 Wita di rumah dinas jabatan Bupati Gorut, Desa Molingkapoto, Kecamatan Kwandang, ini menjadi momen sakral penjemputan secara adat […]

  • Pemkab Gorontalo Tetapkan Jadwal Tumbilotohe dan Tonggeyamo 1447 H

    Pemkab Gorontalo Tetapkan Jadwal Tumbilotohe dan Tonggeyamo 1447 H

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle S. Ishak, S.Pd.SD
    • visibility 141
    • 0Komentar

    LIMBOTO, Gorutnews.com – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menetapkan jadwal pelaksanaan tradisi Ramadan dan Idul Fitri tahun 1447 Hijriah melalui surat pemberitahuan yang dikeluarkan Sekretariat Daerah Kabupaten Gorontalo tertanggal 10 Maret 2026. Dalam surat bernomor 005/287/Bag-Kesra tersebut, Pemkab Gorontalo menginformasikan pelaksanaan tradisi Tumbilotohe atau pasang lampu akan dilaksanakan pada 16 Maret 2026. Pemerintah daerah juga mengimbau para […]

expand_less