TMMD ke-126 Kodim 1315 Gorontalo Resmi Dibuka, Kasrem 133/NW Hadir Wakili Danrem
- account_circle admin
- calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
- visibility 98
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kasrem 133/Nani Wartabone Kolonel Inf Parsaoran Sirait, S.A.P., M.M., mewakili Danrem 133/NW Brigjen TNI Hardo Sihotang, menghadiri upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun Anggaran 2025 yang digelar Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo di Lapangan Desa Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Rabu (8/10/2025).
Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan ditandai dengan penandatanganan berita acara kegiatan TMMD ke-126 antara Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi, S.T., dan Dandim 1315/Kabupaten Gorontalo Letkol Arh Roma Laksana Yudha, S.A.P., M.Sos. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis perlengkapan TMMD kepada perwakilan prajurit.
TMMD ke-126 yang mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah” secara resmi dibuka oleh Bupati Gorontalo Sofyan Puhi. Acara ini turut dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya para Kasi Korem 133/NW, Kapolres Gorontalo AKBP Ki Ide Bagus Tri, S.I.K., para perwira staf Kodim 1315, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Sofyan Puhi menyebut TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, tetapi juga simbol kepercayaan dan sinergi antara TNI dan rakyat. “TMMD adalah amanah dan kepercayaan bahwa masyarakat Gorontalo siap bersinergi membangun daerahnya. Ini bukan hanya pembangunan jalan, tapi pembangunan semangat kebersamaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, TMMD merupakan wujud nyata dari kemanunggalan TNI dan rakyat yang kini bertransformasi menjadi “perang melawan kemiskinan, keterisolasian, dan ketertinggalan infrastruktur.”
Sofyan juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan ini. “Mari sambut para prajurit TNI sebagai bagian dari keluarga besar kita. Turun ke lapangan, bergotong royong, karena hasil TMMD adalah milik kita bersama,” katanya.
Sementara itu, Kasrem 133/NW Kolonel Inf Parsaoran Sirait menegaskan TMMD adalah bentuk operasi bakti TNI yang memperkuat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. “TMMD bukan sekadar membangun jalan atau jembatan, tapi juga membangun karakter, semangat gotong royong, dan ketahanan wilayah,” ucapnya.
Program TMMD ke-126 Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo akan berlangsung selama 30 hari, mulai 8 Oktober hingga 6 November 2025. Sasaran fisik meliputi pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.143 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 15 cm, pembenahan dua unit rumah tidak layak huni, pembangunan tiga unit MCK, dan satu bak penampungan air.
Sasaran non-fisik mencakup berbagai penyuluhan, antara lain Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan, Pertanian, Kesehatan, Narkoba, Lingkungan Hidup, Hukum, Pendidikan, Kamtibmas, UMKM, hingga Stunting.
Melalui TMMD, TNI berharap dapat mempercepat pemerataan pembangunan dan memperkuat ketahanan sosial di wilayah Kabupaten Gorontalo.
- Penulis: admin



Saat ini belum ada komentar