Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tugu Tangale, Saksi Pembangunan Jalan Bersejarah Gorontalo-Kwandang

Tugu Tangale, Saksi Pembangunan Jalan Bersejarah Gorontalo-Kwandang

  • account_circle S. Ishak, S.Pd.SD
  • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
  • visibility 128
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di kawasan Tangale, Desa Labanu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, berdiri sebuah tugu bersejarah peninggalan masa Hindia Belanda. Monumen ini menjadi saksi pembangunan jalan strategis yang menghubungkan Gorontalo dengan Kwandang.

​Tugu ini berbentuk obelisk atau monumen peringatan dengan badan menjulang tinggi dan memiliki penampang persegi. Seluruh bangunan terbuat dari beton bertulang yang kini telah mengalami pelapukan akibat usia dan pengaruh cuaca tropis.

Kondisi visual tugu saat ini terlihat samar karena tertutup oleh rimbunnya semak belukar yang tumbuh di sekitarnya, sehingga bagian pangkal hingga sebagian badan monumen sulit terlihat jelas dari jarak pandang normal.

Permukaan beton tampak dipenuhi lumut, jamur, serta noda hitam kehijauan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa monumen telah lama berada di ruang terbuka tanpa mendapatkan perawatan secara intensif.

Bagian dasar tugu terdiri atas beberapa undakan berbentuk persegi. Pada beberapa sisi terlihat kerusakan cukup serius, seperti beton yang mengelupas hingga memperlihatkan besi tulangan yang telah berkarat.

Retakan-retakan juga tampak pada sudut-sudut bangunan. Kerusakan tersebut menandakan proses degradasi material yang berlangsung secara alami akibat usia bangunan yang telah sangat tua.

Monumen berada di tengah vegetasi yang cukup lebat. Pohon-pohon besar menaungi seluruh bagian tugu sehingga hanya sedikit cahaya matahari yang menembus rimbunnya dedaunan.

Tanaman merambat bahkan telah menjalar hingga menempel pada badan monumen. Pemandangan tersebut semakin memperkuat kesan bahwa lokasi bersejarah ini sudah lama tidak memperoleh penanganan konservasi.

Keunikan utama monumen terletak pada beberapa prasasti berbahasa Belanda yang masih dapat dibaca meskipun sebagian hurufnya telah memudar dimakan usia.

Foto : Opan Luawo (Wartawan KilasAktual.com)

Pada salah satu sisi tertulis:

POORT VAN TANGALE

yang berarti:

“Gerbang Tangale.”

Di bawahnya terdapat kalimat:

Herdenking van den weg aanleg Gorontalo-Kwandang

yang dapat diterjemahkan sebagai:

“Peringatan pembangunan jalan Gorontalo–Kwandang.”

Kalimat berikutnya berbunyi:

Tijdens het bestuur van den Assistent Resident F. Greve, Controleur Boeijenga.

Artinya:

“Dibangun pada masa pemerintahan Asisten Residen F. Greve dan Kontrolir Boeijenga.”

Tulisan tersebut menunjukkan bahwa tugu merupakan monumen resmi pemerintah Hindia Belanda untuk mengenang pembangunan ruas jalan yang menghubungkan Gorontalo dengan Kwandang.

Foto : Opan Luawo (Wartawan KilasAktual.com)

Pada sisi lain terdapat daftar pelaksana pembangunan dengan judul:

Uitvoerders

(Pelaksana)

Di bawahnya tertulis:

J. Joegoesoes en Marsaolehs

yang mengindikasikan para mandor atau pelaksana lapangan pada masa pembangunan jalan tersebut.

Selanjutnya terdapat beberapa nama tokoh lokal yang diduga menjadi kepala pekerja atau pengawas. Di antaranya masih dapat dikenali:

R. Monoarfa

H.P. Dulu

Z.W. Wartabone

I. van Gobel

M. Hiri

J.H.P. Oli

K. Datau

A. Wartabone

M.A.L. Bod…

Beberapa nama terakhir sudah sulit dibaca karena kerusakan pada permukaan prasasti.

Foto : Opan Luawo (Wartawan KilasAktual.com)

Pada sisi lainnya tertulis:

Technische Leiders

(Pimpinan Teknis)

Di bawahnya masih terbaca jabatan:

G.R.B., Ingenieur

R. …, Opzichter (pengawas)

S. …, Opzichter

Nama lengkap kedua pengawas tersebut sudah mulai hilang akibat pelapukan prasasti selama puluhan tahun.

Secara keseluruhan kondisi monumen dapat dikategorikan cukup memprihatinkan. Beberapa bagian mengalami pelapukan beton, retakan struktur, serta besi tulangan yang terbuka dan berkarat.

Selain itu, lumut, jamur, serta tanaman merambat terus menutupi badan tugu. Lingkungan sekitar juga mulai dipenuhi vegetasi liar yang mengurangi kejelasan keberadaan situs bersejarah ini.

Walaupun demikian, bentuk asli tugu masih tetap utuh sehingga nilai sejarahnya masih sangat tinggi dan layak untuk dilestarikan.

Keberadaan tulisan “Poort van Tangale” dan “Herdenking van den Wegaanleg Gorontalo–Kwandang” menunjukkan bahwa monumen ini bukan sekadar penanda lokasi, melainkan sebuah tugu peringatan pembangunan jalan strategis Gorontalo–Kwandang pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

Jalan tersebut dahulu merupakan jalur utama yang menghubungkan wilayah Gorontalo dengan Kwandang. Kehadirannya menjadi bagian penting dalam perkembangan transportasi dan pemerintahan kolonial di kawasan utara Pulau Sulawesi.

Selain menjadi simbol pembangunan infrastruktur kolonial, tugu ini juga mengabadikan nama-nama pejabat Belanda, tenaga teknis, serta tokoh-tokoh lokal Gorontalo yang terlibat dalam proses pembangunan jalan tersebut.

Oleh karena itu, Tugu Tangale merupakan salah satu peninggalan sejarah penting di Kabupaten Gorontalo yang layak didokumentasikan, diteliti lebih lanjut, serta dilestarikan sebagai warisan sejarah bagi generasi mendatang.

  • Penulis: S. Ishak, S.Pd.SD
  • Editor: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Terpopuler

  • Guru SDN 16 Anggrek Antusias Ikuti Sosialisasi Website Erlangga

    Guru SDN 16 Anggrek Antusias Ikuti Sosialisasi Website Erlangga

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 104
    • 0Komentar

    PUTIANA, Gorutnews.com – Suasana ruang dewan guru SDN 16 Anggrek pada Rabu (10/9/2025) terlihat berbeda. Para guru tampak serius menyimak penjelasan dari tim Erlangga. Sosialisasi yang dibawakan Riski Langgeng ini memperkenalkan Website Sarana Guru Erlangga. Melalui platform tersebut, guru dapat mendaftar, mengakses fitur administrasi pembelajaran, hingga mengelola materi secara digital dengan akun gratis yang sudah […]

  • Sinergi TNI-Polri Gorontalo Utara Amankan Perayaan Idul Fitri 1446 H dalam Operasi Ketupat 2025

    Sinergi TNI-Polri Gorontalo Utara Amankan Perayaan Idul Fitri 1446 H dalam Operasi Ketupat 2025

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Gorutnews.com – Dalam upaya memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri 1446 H, Komando Distrik Militer (Kodim) 1314/Gorontalo Utara (Gorut) bersinergi dengan Kepolisian Gorontalo Utara dalam Operasi Ketupat 2025. Kegiatan ini melibatkan pengamanan di beberapa pos strategis, termasuk Pos Pengamanan (Pos Pam) Pertigaan Malingkapoto dan Pos Pam Perbatasan Atinggola. Pada Rabu, 26 Maret 2025, anggota […]

  • Babinsa Kodim 1314/Gorut Pimpin Pengawalan Kotak Suara Pilkada dari Pulau Dudepo Hingga ke PPK Kecamatan Anggrek

    Babinsa Kodim 1314/Gorut Pimpin Pengawalan Kotak Suara Pilkada dari Pulau Dudepo Hingga ke PPK Kecamatan Anggrek

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Gorutnews.com – Pilkada Serentak 2024 yang digelar pada 27 November 2024 kini memasuki tahap distribusi logistik pemilu. Hari ini, 28 November 2024, pengawalan kotak suara dari Pulau Dudepo, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, hingga ke Panitia Penyelenggara Kecamatan (PPK) di Kecamatan Anggrek dilakukan dengan pengamanan ketat di bawah komando Babinsa Kodim 1314/Gorut, Praka Septo Triono. […]

  • Download Kisi-Kisi dan Soal Pendidikan Pancasila Kelas 5 SD ASAS Semester Ganjil 2025-2026

    Download Kisi-Kisi dan Soal Pendidikan Pancasila Kelas 5 SD ASAS Semester Ganjil 2025-2026

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Ibnu Ishaq, S.Pd.SD
    • visibility 42
    • 0Komentar

    PERANGKAT ASESMEN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran: Pancasila Jenjang / Kelas / Fase: SD / 5 / C Semester: Ganjil Alokasi Waktu: 90 Menit 1. KISI-KISI SOAL No. Materi Tujuan Pembelajaran Indikator Soal Level Kognitif Tingkat Kesukaran Bentuk Soal Nomor Soal 1 Sejarah Lahirnya Pancasila Menjelaskan Sejarah Lahirnya Pancasila Disajikan pertanyaan, siswa dapat menyebutkan badan yang merumuskan […]

  • Warga Ugimba Sehat Bersama Satgas Mobile Yonif 713/ST

    Warga Ugimba Sehat Bersama Satgas Mobile Yonif 713/ST

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Ibnu Ishaq, S.Pd.SD
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Satgas Mobile Yonif 713/Satya Tama terus berusaha hadir bagi masyarakat Distrik Ugimba melalui aksi kepedulian tulus dengan menggelar pelayanan kesehatan gratis bagi warga setempat. ​Dengan penuh kehangatan, para prajurit melayani pemeriksaan kesehatan, pemberian obat, hingga konsultasi bagi anak-anak, orang tua, dan lansia tidak hanya membawa kesembuhan fisik, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kasih sayang […]

  • Koramil 1314-03/SUmalata

    Babinsa Koramil Sumalata Dampingi Posyandu Bulanan di Desa Pulohenti

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    SUMALATA, Gorutnews.com – Babinsa Koramil 1314-03/Sumalata, Sertu Parman, turut mendampingi kegiatan Posyandu bulanan yang digelar Puskesmas Sumalata di Desa Pulohenti, Kecamatan Sumalata, Sabtu (20/9/2025) pagi. Sejak pukul 08.30 WITA, kegiatan pelayanan kesehatan anak balita berlangsung di Posyandu Walama. Petugas medis bersama kader posyandu melayani pengukuran berat badan, pemberian imunisasi polio, suntik HIB, serta distribusi makanan […]

expand_less