Dari Radio Tua Menuju Portal Pendidikan Digital Gorut
- account_circle S. Ishak, S.Pd.SD
- calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
- visibility 243
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Keinginan memiliki kamera sendiri sebenarnya sudah muncul sejak lama. Namun kondisi ekonomi keluarga membuat impian itu hanya tersimpan dalam benaknya selama bertahun-tahun tanpa pernah benar-benar terwujud.
“Saya dulu hanya bisa melihat kamera milik orang lain. Punya kamera sendiri waktu itu rasanya seperti mimpi yang sangat jauh,” ungkap Ishak mengenang masa remajanya dengan mata berkaca-kaca.
Meski hidup dalam keterbatasan, Ishak tidak berhenti belajar. Ia mulai membuat blog gratis menggunakan platform Extgem, Blogspot, hingga WordPress dengan memanfaatkan telepon genggam sederhana dan akses internet warnet.
Di balik semangat tersebut, kehidupan ekonomi keluarganya kala itu tidak selalu berjalan mudah. Saat menjadi guru honorer di salahsatu sekolah di daerah tempat tinggalnya, Ishak hanya menerima honor sekitar seratus ribu rupiah setiap bulan sambil tetap melanjutkan kuliah.
Situasi itu beberapa kali menghadirkan kecemasan dalam kehidupan rumah tangganya. Kebutuhan keluarga terus berjalan, sementara penghasilan sebagai tenaga honorer sangat terbatas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
- Penulis: S. Ishak, S.Pd.SD
- Editor: Redaksi



Saat ini belum ada komentar