Menghormati Sang Penemu di Gerbang Udara Gorontalo
- account_circle S. Ishak, S.Pd.SD
- calendar_month Senin, 18 Mei 2026
- visibility 118
- comment 0 komentar
- print Cetak

oppo_1026
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
ISIMU, Gorutnews.com – Tugu Patung B.J. Habibie berdiri megah tepat menghadap gerbang pintu masuk Bandara Djalaluddin. Monumen ini menjadi simbol kebanggaan masyarakat Gorontalo untuk menyambut setiap wisatawan yang datang berkunjung.
Patung ikonik ini diresmikan langsung pada tanggal 25 November 2019 silam. Peresmian monumen sejarah tersebut dilakukan oleh kedua putra beliau, yaitu Ilham Akbar Habibie dan Thareq Kemal Habibie.
Monumen ini didirikan demi mengenang jasa besar Presiden Republik Indonesia yang ketiga. Beliau merupakan putra daerah berdarah Gorontalo yang sangat berbakat dan dihormati di tingkat dunia.
Sosok Habibie digambarkan berdiri tegak sambil memegang sebuah miniatur pesawat terbang. Ukiran tersebut melambangkan dedikasi tinggi serta kecintaan beliau yang sangat mendalam pada dunia kedirgantaraan.
Atas pengabdian luar biasa tersebut, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara memberikan gelar kehormatan. Penghargaan sebagai Bapak Dirgantara Indonesia disematkan resmi pada peringatan HUT TNI-AU ke-73.
Prestasi beliau juga diakui dunia internasional melalui penghargaan Edward Warner Award 1994. Penghargaan bergengsi ini diberikan langsung oleh International Civil Aviation Organization di Montreal, Kanada.
Beliau juga sukses meraih Theodore Von Karman Award di Beijing pada tahun 1992. Penghargaan luar biasa ini berkat keberhasilan kolaborasi hebat merancang pesawat CN-235 bersama pihak Spanyol.
“Jadilah Mata Air Yang Jernih Yang Memberikan Kehidupan Kepada Sekitarmu” Bacharuddin Jusuf Habibie



- Penulis: S. Ishak, S.Pd.SD
- Editor: Redaksi



Saat ini belum ada komentar