Pramuka Tingkat Kecamatan Anggrek Mantapkan Langkah Dukung Swasembada Pangan
- account_circle S. Ishak, S.Pd.SD
- calendar_month Senin, 10 Agt 2026
- visibility 103
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HELUMO, GORUTNEWS.COM – Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Anggrek menggelar upacara pembukaan perkemahan HUT Pramuka ke-65 di Lapangan Desa Helumo, Senin, 10 Agustus 2026.
Kegiatan berlangsung 10 hingga 13 Agustus 2026 mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan menuju Indonesia Emas 2030” dengan motto “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”.
Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Gorontalo Utara, Nurjana Hasan Yusuf, didampingi Forkopimcam Anggrek dan anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Utara.
Dalam sambutannya, Nurjana mengatakan tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan panggilan aksi bagi seluruh anggota Pramuka untuk mengambil peran mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, Gorontalo Utara memiliki potensi agraris dan maritim luar biasa sehingga gerakan Pramuka harus menjadi garda depan mendukung program unggulan pemerintah daerah.
Nurjana menyebut Gerakan Agromopamulo sebagai salah satu program yang dapat didukung anggota Pramuka melalui kegiatan nyata, terutama dalam penguatan ketahanan pangan.
Ia juga meminta pembina Pramuka turut menyosialisasikan Gerakan Surga Kasih Sayang sebagai upaya membangun kepedulian masyarakat terhadap masih adanya kekerasan dalam rumah tangga.
Selain itu, Gerakan 2 Kambing 10 Ayam dinilai menjadi bagian dari upaya mendorong kemajuan Gorontalo Utara, termasuk rencana pembangunan pabrik yang diharapkan segera terealisasi.
Nurjana turut menyampaikan Gerakan 2030 Gorontalo Utara Produsen Buah sebagai program ketahanan pangan yang diharapkan memberikan manfaat bagi generasi muda pada masa mendatang.
Ia menegaskan Pramuka tidak hanya mengajarkan keterampilan mendirikan tenda dan mengikat tali, tetapi membentuk pemimpin masa depan yang tangguh dan adaptif.
“Adik-adik Penggalang dan Penegak,” kata Nurjana, “jadikan perkemahan sebagai wadah belajar, melatih kepemimpinan, memperkuat persaudaraan, serta bertukar pengalaman positif selama kegiatan berlangsung.”
Ia juga berpesan agar peserta menjaga kesehatan, keselamatan, kebersihan bumi perkemahan, mematuhi arahan pembina, serta saling peduli selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Nurjana meminta peserta memegang teguh Dasa Darma dan Tri Satya, sekaligus menunjukkan karakter generasi berakhlak mulia, cerdas, berani, serta setia kepada bangsa.
Kepada para pembina dan pendamping, ia menitipkan peserta agar dibimbing dengan kasih sayang, keteladanan, dan semangat kepanduan yang sejati.
Pada kesempatan tersebut, Nurjana secara resmi melepas dua peserta Jambore Nasional 2026, yakni Dwi Lestari Gusasi dari SMPN 2 Anggrek dan Haikal Lagarusu dari SDN 5 Anggrek.
Keduanya disebut sebagai putra-putri terbaik Kecamatan Anggrek yang akan membawa nama daerah dalam ajang Jambore Nasional Gerakan Pramuka tahun 2026.
Nurjana juga menyerahkan trofi bergilir dari SDN 2 Anggrek dan SMPN 2 Anggrek kepada panitia sebagai bagian dari rangkaian pembukaan kegiatan perkemahan.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penancapan bendera Pramuka oleh Nurjana di depan panggung utama sebagai tanda dimulainya kegiatan perkemahan tingkat Kecamatan Anggrek.
Setelah itu, Nurjana bersama Forkopimcam Anggrek melakukan penanaman Agro Mopomulo di sekitar pinggir lapangan sebagai simbol dukungan Pramuka terhadap ketahanan pangan.
Usai seluruh rangkaian prosesi tersebut, upacara pembukaan perkemahan HUT Pramuka ke-65 Kecamatan Anggrek dinyatakan selesai dan kegiatan dilanjutkan sesuai agenda panitia.
Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pembinaan karakter, kepemimpinan, persaudaraan, sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam mendukung pembangunan dan ketahanan pangan daerah.
- Penulis: S. Ishak, S.Pd.SD
- Editor: Redaksi



Saat ini belum ada komentar