SDN 16 Anggrek Raih Banyak Juara, Ada Kisah yang Mengharukan
- account_circle S. Ishak, S.Pd.SD
- calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
- visibility 147
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PUTIANA – Tidak semua perjuangan anak-anak terlihat ketika mereka berdiri menerima piala. Sebagian justru tersembunyi dalam langkah-langkah kecil yang mereka jalani sebelum kemenangan itu datang.
Tahun ini, siswa SDN 16 Anggrek membawa pulang sejumlah prestasi dari kegiatan Pramuka dan gerak jalan tingkat Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara.
Pada peringatan Hari Pramuka ke-65, 10–13 Agustus 2026, Gugus Depan SDN 16 Anggrek mengikuti berbagai perlombaan di Lapangan Desa Helumo.
Enam penghargaan berhasil diraih, yakni Juara 2 Cerdas Cermat, Wungguli, Tenda Biasa, Karnaval, Lari Karung Putri, dan Lintas Alam.
Kebahagiaan itu kemudian bertambah ketika regu putri SDN 16 Anggrek meraih Juara 2 kategori siswa-siswi SD/MI putri dalam lomba gerak jalan.
Namun, di balik piala tersebut, tersimpan cerita tentang latihan panjang yang harus dilalui anak-anak bersama guru, orang tua, dan para pelatih.
Mereka berlatih di tengah musim kemarau, ketika panas menyengat tubuh, tetapi langkah anak-anak tetap diarahkan untuk menyelesaikan latihan hingga selesai.
Bagi sekolah, piala bukan sekadar penghargaan. Di dalamnya ada waktu yang diberikan orang tua, tenaga guru, serta kesediaan para pelatih mendampingi siswa.
Kepala SDN 16 Anggrek, Wisnawati Abubakar, S.Pd, menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh siswa yang telah memberikan kemampuan terbaik mereka.
Ucapan terima kasih itu juga diberikan kepada para orang tua yang terus mendukung kegiatan, para guru yang melatih, serta Karang Taruna Desa Putiana.
Wisnawati turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Putiana yang memberikan dukungan, sehingga anak-anak mendapatkan kesempatan berlatih dan membawa nama sekolah dalam berbagai perlombaan.
Sementara itu, guru SDN 16 Anggrek, Safrudin Talib, mengaku bersyukur atas hasil yang diraih, meskipun seluruh prestasi tahun ini masih berada pada posisi Juara 2.
“Alhamdulillah, tahun ini kami bisa mendapatkan juara. Walaupun di semua kategori mendapat juara 2, insyaallah tahun depan target kami bisa juara umum,” ujar Safrudin.
Ada harapan yang sederhana dari ucapan tersebut, tetapi juga tersimpan tekad bahwa perjuangan anak-anak belum selesai dan masih ada mimpi yang ingin mereka wujudkan.
Bagi Susanti Kau, perjuangan itu terasa lebih dekat. Ia merupakan anggota Karang Taruna Desa Putiana sekaligus pelatih gerak jalan dan Pramuka siswa SDN 16 Anggrek.
Ketika melihat piala itu terletak di meja kepala sekolah, mata Susanti berbinar. Benda-benda sederhana itu mengingatkannya pada latihan bersama anak-anak.
“Tidak sia-sia kami para Karang Taruna melatih adik-adik kami,” kata Susanti, menyimpan kebahagiaan atas hasil yang akhirnya dapat mereka lihat bersama.
Kalimat itu mungkin terdengar sederhana, tetapi di baliknya terdapat waktu yang telah diberikan untuk melatih anak-anak yang bukan sekadar peserta lomba, melainkan adik-adik mereka sendiri.
Target Susanti pun tidak berhenti pada piala yang sudah diraih. Dengan penuh harapan, ia kembali menyebut satu keinginan untuk perjuangan berikutnya.
“Target tahun depan juara umum,” ujarnya.
Piala itu mungkin hanya benda yang diletakkan di atas meja. Namun bagi anak-anak, guru, orang tua, dan para pelatih, setiap piala menyimpan cerita.
Cerita tentang anak-anak yang berlatih, orang tua yang mendukung, guru yang membimbing, serta para alumni yang memilih kembali mendampingi adik-adiknya.
Dan mungkin, suatu hari nanti, ketika anak-anak itu tumbuh dewasa, mereka tidak hanya mengingat jumlah piala yang pernah diraih, tetapi juga orang-orang yang pernah berjuang bersama mereka.
Sebab kemenangan terbesar bukan selalu tentang berdiri paling tinggi di podium, melainkan tentang mengetahui bahwa ketika mereka berjuang, ada banyak tangan yang tidak pernah membiarkan mereka berjalan sendirian.






- Penulis: S. Ishak, S.Pd.SD
- Editor: Redaksi



Saat ini belum ada komentar