Sediakan Ratusan Kue Gratis, Norma Antuta Berharap Festival Apangi Tolotio Gorontalo Jadi Agenda Tahunan
- account_circle S. Ishak, S.Pd.SD
- calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
- visibility 93
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
GORUTNEWS.COM, GORONTALO – Kemeriahan Festival Apangi di Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (4/7/2026), tidak hanya dirasakan oleh para pengunjung, tetapi juga membawa kebahagiaan tersendiri bagi warga yang berpartisipasi sebagai peserta.
Salah satunya dirasakan oleh Norma Antuta, anggota Kelompok 17 Dasawisma Dusun Sakulati.
Norma yang ditemui di sela-sela kesibukannya menjaga stan pameran mengaku sangat bersyukur atas kembali digelarnya festival kebudayaan ini di tahun 2026.
Menurut Norma, acara yang perdana kali dihelat pada tahun 2025 lalu itu kini tumbuh semakin besar dan jauh lebih meriah.
“Alhamdulillah, Desa Tolotio kembali menyelenggarakan Festival Apangi untuk kedua kalinya. Festival ini pertama kali digelar pada 2025 dan tahun ini semakin meriah,” ujar Norma penuh semangat.
Ia membeberkan, peningkatan kemeriahan tahun ini terlihat dari melonjaknya jumlah partisipan.
“Ada sekitar 30 stan yang diisi oleh kelompok-kelompok dari beberapa dusun di Desa Tolotio,” tambahnya.
Sajikan ratusan Apangi dan Kuliner Non-Beras
Demi menyukseskan gelaran tersebut, Norma bersama Kelompok 17 Dasawisma Dusun Sakulati totalitas dalam menyajikan hidangan.
Mereka bergotong royong menyiapkan ratusan kue apangi khas Gorontalo serta panganan tradisional lainnya secara gratis untuk pengunjung yang datang.
“Stan kami menyediakan sekitar 150 kue apangi serta aneka makanan non-beras. Alhamdulillah, semuanya bisa dinikmati oleh para tamu dan masyarakat yang hadir pada malam ini,” katanya.
Melihat tingginya animo masyarakat yang memadati lokasi acara, Norma menilai festival ini telah melekat di hati warga.
Ia pun berharap pemerintah desa dan pihak terkait dapat menjadikan Festival Apangi sebagai agenda rutin tahunan yang wajib dinantikan.
“Kami melihat antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Suasana festival malam ini begitu meriah dan ramai. Insyaallah ke depan Festival Apangi akan terus diselenggarakan setiap tahun dan menjadi agenda tetap di Desa Tolotio,” tuturnya.
Warisan Budaya dan Perekat Silaturahmi
Lebih dari sekadar ajang pameran kuliner khas Gorontalo, Norma memiliki harapan besar agar esensi dari perayaan yang bertepatan dengan momen 10 Muharram ini dapat terus terjaga.
Ia ingin nilai-nilai luhur di dalam festival ini bisa terus diwariskan ke generasi muda sekaligus menjadi jembatan kekeluargaan bagi warga sekitar.
“Harapan kami, Festival Apangi ini bisa menjadi tradisi yang terus diwariskan dari generasi ke generasi. Selain melestarikan budaya, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi masyarakat, khususnya warga di kawasan Isimu atau DKI,” tutupnya.
- Penulis: S. Ishak, S.Pd.SD
- Editor: Redaksi



Saat ini belum ada komentar