Bupati Gorontalo Hadiri Festival Apangi Ke-5 di Halaman Masjid Baiturrahman Tibawa
- account_circle S. Ishak, S.Pd.SD
- calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
- visibility 150
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sahmid Hemu menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat pada Festival Apangi ke-5.
Sementara itu, Ketua Takmirul Masjid Besar Baiturrahman, Sahmid Hemu, menegaskan keberhasilan penyelenggaraan festival merupakan hasil kebersamaan jamaah serta dukungan masyarakat Isimu, termasuk warga yang berada di luar daerah.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat sekitar yang terus memberikan kontribusi sehingga festival mampu bertahan hingga pelaksanaan tahun kelima secara berturut-turut tanpa kehilangan semangat kebersamaan warga.
Sahmid juga meminta arahan pemerintah daerah untuk keberlanjutan festival pada tahun-tahun mendatang, mengingat kegiatan tersebut telah menjadi bagian penting dalam agenda sosial dan keagamaan masyarakat Tibawa.
Dalam sambutannya, Sahmid turut menyampaikan bahwa kepengurusan Dewan Takmir Masjid yang baru berjalan sekitar dua bulan hingga kini belum mengantongi surat keputusan resmi dan berharap mendapat perhatian pemerintah daerah.
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyampaikan apresiasi atas konsistensi masyarakat DKI atau Daerah Khusus Isimu yang selama lima tahun berturut-turut menjaga keberlangsungan Festival Apangi secara mandiri.
Menurut Sofyan, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata pelestarian tradisi daerah yang selaras dengan filosofi Gorontalo, yakni adat bersendi syara dan syara bersendi Kitabullah sebagai fondasi kehidupan masyarakat.
Ia menegaskan peringatan 10 Muharram memiliki sejarah panjang dalam perjalanan peradaban Islam sehingga generasi muda perlu memahami nilai-nilai keagamaan dan hikmah penting dari momentum Asyura.
Pemerintah daerah, kata Sofyan, memberikan penghargaan tinggi atas prakarsa masyarakat karena kegiatan seperti ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga syiar agama sekaligus melestarikan budaya daerah Gorontalo.
Dalam kesempatan itu, Sofyan juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat mengikuti seluruh rangkaian acara akibat harus melanjutkan agenda pemerintahan lainnya di Kecamatan Bongomeme pada malam yang sama.
Di hadapan masyarakat Tibawa, Sofyan turut menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat DKI dalam menyukseskan pelaksanaan PENAS KTNA XVII 2026 yang baru saja berlangsung di Kabupaten Gorontalo.
Ia menilai masyarakat DKI berperan strategis karena wilayah tersebut menjadi pintu masuk utama peserta PENAS dari berbagai daerah melalui jalur darat maupun akses menuju bandara di Gorontalo.
Menurut Sofyan, kesuksesan penyelenggaraan PENAS terlihat dari respons peserta yang masih aktif membagikan pengalaman mereka di media sosial bahkan setelah kembali ke daerah masing-masing.
Berdasarkan berbagai tanggapan peserta, Sofyan menyebut pelaksanaan PENAS XVII di Gorontalo dinilai sebagai salah satu penyelenggaraan terbaik, sekaligus menjadi kebanggaan bersama masyarakat Kabupaten Gorontalo.
Festival Apangi ke-5 pun diharapkan terus berkembang sebagai tradisi tahunan yang memperkuat identitas budaya religius masyarakat Gorontalo sekaligus menjadi agenda yang semakin dikenal dalam skala daerah maupun nasional.
- Penulis: S. Ishak, S.Pd.SD
- Editor: Redaksi



Saat ini belum ada komentar