Saat Gema Takbiran Mengantar Sang Guru Efendi Wadipalapa Pulang
- account_circle S. Ishak, S.Pd.SD
- calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
- visibility 405
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Apel Terakhir Sebelum Menuju Liang Lahat
Kesedihan itu memuncak pada Rabu, 27 Mei 2026, saat jenazah bersiap diantarkan ke tempat peristirahatan terakhir. Sebuah apel persada pelepasan digelar di halaman rumah duka. Di bawah langit Limboto Barat, para guru berdiri dengan seragam batik kusuma bangsa, bahu mereka bergetar menahan tangis yang tumpah.
Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Anggrek, Harun Alrasyid Saini, bertindak sebagai pembina apel dengan tatapan lelah oleh kedukaan yang bertubi-tubi. Sementara itu, Kepala SDN 13 Anggrek Usman Dahila memimpin jalannya apel dengan khidmat.
Di hadapan keluarga besar almarhum dan jemaah perkabungan yang diselimuti rasa haru, suasana semakin menyayat hati ketika Harun Alrasyid Saini menyampaikan rasa kehilangan dari seluruh organisasi profesi guru yang terpukul atas kepergian sosok yang sangat dicintai dan dibanggakan tersebut.
“Atas nama keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Gorontalo Utara, keluarga besar PGRI Kecamatan Anggrek, dan keluarga besar PGRI Ranting Kecamatan Anggrek, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya,” ucap Harun dengan suara bergetar menahan emosi.






- Penulis: S. Ishak, S.Pd.SD
- Editor: Redaksi



Saat ini belum ada komentar